Jumat, 22 Juni 2012

56 Jam di PUSDIKAJEN part 1

,

Hari ini ceritanya mau PLKM. Acara apaan itu??? Singkatannya sih Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa. Jadi acara apa itu? Yaaa... bisa simpulkan sendiri ya, dari singkatannya. Jadi sejenis LKM lagi tapi tingkat universitas. Nah, tahun ini bukan jadi peserta, tapi panitia.
Hari pertama, Jumat, 22 Juni 2012. Panitia disuruh kumpul tuh jam 6 di PKM. Tapi... hehe, aku baru datang jam 7. Langsung deh menghampiri para panitia lainnya. Para peserta PLKM sedang dikondisikan, diabsen dan sejenisnya. Tiba nih kumpul dengan evaluator,  agendanya untuk perkenalan gitu deh. Aku jadi evaluator kelompok 2. Ternyata kelompok 2 anggotanya sedikit. Hanya 4 orang yang sudah hadir. Oke. Kita kenalkan mereka. Dari kanan aku, ada Febby dari kampus daerah cibiru, selanjutnya ada Intan dari... haha lupa, selanjutnya ada Mutiara dari PKK kalau tidak salah, selanjutnya dan sekaligus yang terakhir ada Cahyo dari,, lupa juga. Hehe. terus ada tambahan Rina yang gabung siang. Mereka ternyata asyik-asyik, dan untuk sementara aku tempatkan diri sebagai kakak pemandu atau pendamping mereka, bukan sebagai evaluator (penilai). Singkat cerita, kira-kira pukul 9 berangkatlah peserta juga panitia ke tempat tujuan. Aku nyusul, karena nganter Dewi dulu. Jadi aku minta Afif untuk nunggu, agar bareng berangkatnya. Dan taukah kalian??? Di jalan itu kami serasa pabalap-balap. Tepatnya aku ngejar dia yang pergi jauh entah kemana. Tapi untungnya selalu kekejar (itu juga karena ada mobil didepan Afif, jadi mau gak  mau dia diperlambat lajunya). Lumayan lelah ngejar bocah ini. Akhirnya sampai juga deh di PUSDIKAJEN. Tempatnya sejenis apa ya? Pokoknya tempatnya tentara deh! Tempat ini berlokasi di .. dimana ya?? Yang pasti dari bunderan pasar Lembang, kalau mau ke Cikole belok kiri, nah ini mah lurus aja. Ternyata peserta dan panitia udah sampai duluan.
Kurang lebih pukul 10 pagi, pembukaan PLKM, ada sambutan-sambutan dari berbagai jabatan. Tapi ada juga beri sambutan serasa beri materi, panjang banget sodara! Nah, tiba waktunya sholat Jumat untuk laki-laki, dan perempuannya keputrian. Tapi aku gak ikutan, hehe. Aku langsung kabur ke barak putri dengan nama baraknya Tangkuban Perahu. Lihat-lihat ruangan gitu deh, bersama Syifa. Ruangannya berbentuk persegi panjang, kurang lebih 20 x 5 meter. Di bagian timur ada 3 pintu menuju ruangan yang masih belum jelas ruangan apa, juga ada 2 taman yang memisahkan ketiga pintu tersebut. Ternyata setelah pintu dibuka, dibalik pintu itu ada sebuah ruangan lagi, kurang lebih dengan panjang 15 meter dan lebar 5 meter dan ujung dari ruangan ini ada pintu lagi. Wah... harum ruangan yang sudah lama tidak ditempati. Ruangan ini berisikan ranjang bertingkat dari ujung ke ujung disetiap dua sisinya. Kurang lebih ada sekitar 10-15 ranjang tiap sisi, alias ada 20-30 ranjang di ruangan ini. Gelap. Lembab. Aku masih belum berani membuka ada apa dibalik pintu yang berada diujung ruangan berranjang ini. Ruangan berranjang hanya dibuka 2 pintu. Ceritanya ini tempat tidur peserta putri dan panitia putri. Pintu satunya lagi? Entah apa isinya. Lanjut keruangan 20x 5 meter ujung sebelah kanan dari pintu utama terdapat meja, kursi, lemari, gas, lemari es, layaknya kantin atau tempat makan tapi tidak dipergunakan lagi. Aku ngoprek lemari esnya, dan ternyata masih bisa digunakan. Dan frezernya masih ada es-nya. Oh berarti tempat ini sebelumnya pernah dipakai dan jarak waktunya tidak lama. Akhirnya setelah bosan ngoprek sana sini, menuju masjid deh, ternyata sholat Jumatnya sudah selesai. Kembali lagi ke barak. Ternyata pintu paling ujung dari ruangan berranjang itu sudah dibuka. Ada apa ya? Hehe. Aku bersama.. siapa ya? Lupa. Lihat-lihat ruangan lagi. Jalan 15 meteran dari ujung ke ujung melewati beberapa ranjang dengan  kondisi gelap. Kalau aku bersugesti yang aneh-aneh, mungkin aku gak akan berani tuh. Tapi, beranikan saja, dengan tidak melihat kanan kiri, langsung lurus kedepan (masih ada 3 hari 2 malam lagi sodara! Jangan mikir yang aneh aneh dulu deh di ruangan ini T-T) ternyata dibalik pintu yang bercahaya itu tembus ke luar dan depannya berbaris rapi WC-WC. Tapi... bukan WC yang layak nih! Tanpa air di setiap baknya. Haduh. Jadi yang berfungsi hanya ada 6 kamar air besar dengan bak yang besar tanpa ada klosetnya, pintunya pun gak ada kunci, hanya bermodalkan gayung saja.
13.00 WIB
Ceritanya materi pertama dimulai nih. Tapi sedikit ngaret sih. Akhirnya sebagai evaluator beraksi juga nih! Tapi hanya bertahan 10-15 menit. Ngantuuuuk!! Lapar pula. Ya udah, aku, Nuy, Syifa pergi cari makan. Yang penting, ketika sesi pertanyaan kami sudah ada di aula lagi. Jalan- jalan tuh cari kantin. Waah..indahnya tempat ini. Banyak tamannya. Tapi tidak untuk sekitar barak ~.~. akhirnya sampai juga di kantin. Kami bingung mau makan apa. Eh, ada soto! Akhirnya aku mesen soto deh. Isi sotonya hanya bihun, kol, daging meski sedikit, dan kuah. Aku pesen ditambah nasi, hanya Rp. 7.000 saja! Mau??? lho? -__- . Beberapa menit kemudian, datanglah rombongan lain yang mau makan juga. Karena kami dikejar tugas sebagai evaluator, jadi kami duluan kembali ke aula deh. Ternyata eh ternyata masih materi. Huaa... ngantuk. Keluar aula deh. Nongkrong di luar. Melihat rumput hijau yang tertanam rapi seluas kurang lebih 15 x 15 meter, membuat pikiran fresh sejenak. Ya, hanya sejenak, karena rumput hijau itu dikelilingi juga ruangan yang gak jelas gitu deh! Hehe. Dreeeeeeet dreeeet kira-kira seperti itulah bunyi HP yang disilent. Ternyata ada SMS dari Latifah
Bismillah
Wajib hdir kpd tmen2 yg
xxxxxxxxxxxx sensor ^^xxxxxxxxxxxxx. Sore ini jm3 sore. Jgn telat yah.. qt semua bw nama BEM, nuhun
Isi SMSnya intinya aku harus kembali ke kampus untuk kumpul. Bagaimana ini? Akhirnya setelah tugas sebagai evaluator beres untuk materi pertama ini, jam 3 sore aku dan Nuy langsung menuju TKP dengan si beat pink. Dengan ngebut, tapi gak ngebut banget, akhirnya sampailah di kampus. Telah 30 menit nih! Setelah sholat dan lain-lain akhirnya kami nunggu Ibu untuk beri arahan. Apa yang kami bicarakan??? Rahasia. ^^.
17.00 WIB
Akhirnya rampung juga pembicaraan yang seru ini. Aku dan Nuy langsung kembali ke PUSDIKAJEN. Tapi sebelum itu, belanja dulu aaah... buronan belanja aku sih, kaos kaki dan sarung tangan. Tapi di sepanjang gerlong, gak ada yang cocok. Diperjalanan, sambil nengok kanan-kiri aku dan Nuy mencari-cari orang yang jualan kaos kaki dan sarung tangan. Tapi karena bikin kagok orangyang dibelakang motor aku, jadi belanjanya di pasar Lembang saja. Dan akhirnya ketemu tuh buronan aku. Jadi merepotkan Nuy, maaf ya. Magrib tiba. Akhirnya kami kembali dengan selamat. Langsung ke barak, siap-siap untuk sholat magrib. Bada magrib, para evaluator ditarik ke aula untuk rapat dadakan. Disana lebih ke pemberitahuan kembali cara beri nilai, posisi duduk evaluator, dan lain-lain yang sempet bikin heboh. Ba’da Isya, waktunya makan. Nah, konflik mulai terjadi nih. Panitia yang mendadak membeludak malam ini (dibanding dengan tadi pagi atau siang, jauh banget lah! Mungkin bertambah 100% jumlah panitianya) membuat ruangan barak putri ramai dan penuh. Peserta yang sudah dikondisikan untuk diam, malah panitianya yang gak diam. Akhirnya seluruh panitia disuruh keluar, termasuk evaluator. Jadi panitia makannya diakhirkan setelah peserta. sebenarnya jika ada ruangan khusus untuk panitia tidak akan terjadi seperti ini. Tapi, mahal lagi kalau nyewa ruangan lagi, karena di sini disewa perruangan. Agendanya setelah makan peserta langsung diskusi bersama evaluator. Tapi ngaret. Setelah diburu-buru makannya oleh anak acara, akhirnya para evaluator muncul di aula dan siap untuk menemani diskusi peserta.
Diskusi ini membahas tentang essay yang dibuat peserta sebagai syarat mengikuti PLKM. Gak jauh beda dengan tugas tahun kemarin sih! Hanya beda tema. (lihat juga Pengaderan yang Tercemar )Tema sekarang karakter pemimpin ideal. Setelah diskusi kelompok, hasil dari diskusi ini dibawa ke diskusi semua peserta dengan dipimpin oleh Azzam. Untuk awal-awal sih masih bisa dikendalikan, namun ketika pukul 22.00 WB, terjadi pemberontakan peserta yang melihat agenda acara, kalau pukul 22.00 WIB waktunya tidur. Setelah didiskusikan akhirnya dilanjut sampai pukul 23.00 WIB. Saatnya EVALUASI. Berkumpul tuh para panitia. Kami membicarakan kesalahan-kesalahan yang terjadi seharian dan dibahs juga solusinya. 
00.00 WIB
kami kembali ke barak. Tiba di barak, aku dan Winda janjian mau tidur deketan dan pilih ranjang deh. Akhirnya karena yang lain sudah terisi, kami pilih ranjang yang kelima dan keenam (digabung) dari pintu, alias paling akhir diantara panitia-panitia yang lain. Kami cari satu orang lagi buat tidur di ujung, dan kami ngajak Nuy. Jadi Winda tidur ditengah dan aku dipinggir satunya lagi deket teman-teman yang lainnya. hehe. Winda ingin buang air kecil dan minta antar ke aku, sekalian mau cuci muka juga siih. Waduh. Ngelihat pintu menuju WC udah ditutup dan gelap pula. Bagaimana ini???

0 komentar to “56 Jam di PUSDIKAJEN part 1”

Posting Komentar

 

MaMah (Mahasiswa musliMah) punya cerita Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates