Minggu, 30 Agustus 2015

Diorder ka...

,
Yup. Ga kan aneh ketika sekarang di sosmed-sosmed jadi ajang jualan. Apapun itu, dari A sampai Z. Sekarang orang inginnya serba praktis, cuma pencet layar, barang sampai, tak perlu panas-panasan. Haha.
Sejak kapan sih jadi booming??
Ntahlah... saya buka penikmat belanja online, kenapa? Karna ga bisa ditawar. Wkwkwkwk
Tapi seiring waktu, ketika saya menjadi penjual online, mulai deh jadi pembeli online juga. Merasakan transfer-transferan, dapet paketan, ah pokoknya sesuatu, yang ujung-ujungnya kecewa. Haha
Harga di online itu ada yang lebih mahal, ada yang lebih murah. Tapi sesuai dengan kualitas sih. Kalau ketipu, harga mahal kualitas abal abal, itu sih lain cerita. Haha.

Nah... berhubung saya banyak kecewa dengan penjualan online (tapi ada yang puas juga), saya sebagai penjual online newbie, jadi tau apa yang diingkan si konsumen.
1. Pelayanan yang cepat, ramah, sopan, dan asyik
2. No tipu tipu masalah kecacatan barang.
3. Banyak bonus biar langganan. Haha
4. Banyak promonya.

Untuk harga. Jangan terlalu tergiur oleh harga murah. Kenapa? Jamin, itu menentukan kualitas...
Pengen ga kecewa? Ya harus banyak berkorban panas-panasan buat belanja offline. Haha.

Terus, yang homemade, itu wajar kalau mahal. Yang unik, yang ga pasaran, langka deh, wajar kalau mahal. Jangan samakan dengan hasil pabrik. Kita beli mahal karna kita menghargai karya seninya, idenya, meski kata kita, 'ah itu mah gampang, saya juga bisa' tapi nyatanya dia kan yang aksi, yang membuat barang yang kata kita gampang itu ada, ga cuma kritik aja. Setuju? Hhe

Setelah panjang lebar begini... tujuan utama sih buat mengenalkan..haha. yup, mengenalkan bisnis yang saya bangun sama teman-teman..
Penasaran??
Follow, add, like aja di bawah ini. Makasih sebelumnya... semoga.. bisnis ini bisa memenuhi kebutuhan kalian.hoho



Owner. Penasaran, foto lengkapnya?? Makanya follow add like kontak di bawah ini... :D


Sabtu, 27 Juni 2015

JUAL- Mahya Pashmina by Nirishann, Hijab Syar'i masa kini

,

MAHYA PASHMINA By NIRISHANN SHOP
Didesain anak Bandung
HARGA SPESIAL EDISI RAMADHAN
DISCOUNT UP TO 20%

HANYA Rp. 52.000
untuk pembelian 3 buah keatas

HARGA NORMAL Rp 65.000
Harga SPESIAL menjadi Rp 54.900 /pcs!!!!

keterangan:
2 layer/lapis (dengan berbeda warna)
Tebal, tidak menerawang, panjang, dapat dilipat jadi segi3, cocok untuk pesta
Bahan: Sifon Ceruti
Ukuran : 190cm x 75cm
Status : Stok terbatas,

'Mahya Pashmina'
Pashmina ini didesain sendiri, yang memadukan 2 kain Sifon Seruti berbeda warna. Didesain khusus sehingga meskipun penggunaan sangat simple, namun membuat penampilan kamu menjadi "Wah" dan tetap Syar'i. Penggunaannya dapat dibentuk berbagai macam. Lipatan berbeda, berbeda pula hasilnya. Cocok buat kamu yang senang bereksplorasi dalam berkerudung. Dengan bahan kerudung yang jatuh, tidak mudah kusut, sangat cocok untuk digunakan ke pesta.
Jadi, mau tampil SYAR'I tapi tetap CANTIK dan ELEGAN???? Ya Nirishann Hijab SOLUSINYA!!!
Syar'i is Beauty, mari Order hijabnya...
:)

bisa juga Order via
sms/wa 0821 1557 9406
Bbm 22115b2c

Follow/Add/like yaa
iG Nirishann_shop
Twitter @Nirishann_shop
Line @MCF3655U
Google+ nirishann shop
Fb NirishannShop
Fanpage Nirishann Shop

*untuk pre order menentukan warna sendiri minimal beli 2 buah dan batas pemesanan warna sampai tanggal 30 Juni 2015, khawatir nyampainya telat/tidak tepat waktu, karena pengiriman sekitar tanggal 6 Juli 2015. jadi dianjurkan hanya untuk daerah Bandung saja*

happy shopping!!!

Senin, 25 Mei 2015

JUALAN - Nirishann Hijab 5 in 1 Square Ready Stock

,
Bismillah

Sudah lama gak ngisi blog, dateng dateng udah jualan aja. Haha
yup. Sekarang aky jualan nih
terbuka untuk reseller juga....
bisa buka link ini buat lihat produk yaaa

NIRISHANN SHOP

Mari mari order!!!
Ini penampakannnya... hehe

Jumat, 22 Mei 2015

My Job

,
Berhubung aku bukan mahasiswa lagi...hehe
(MAMAH = MAhasiswa musliMAH -> MAkin musliMAH) maksa ya?haha

Jadi untuk kedepannya aku akan posting pasca menjadi mahasiswa.
Daaaaaan kali ini aku akan mengenalkan sesuatu, yang aku rintis dengan teman-teman setahun yang lalu.
ini dia... jang jang !!
Nirishann shop!!
Nirishann shop


Sudah lama ya..

,
Sudah lama ya... Setahun lebih gak menyentuh blog. Hehe.
Tapi mulai hari ini, aku akan rutin kembali.
hahaha
Siap-siap dibalain. Haha.

Selasa, 11 Februari 2014

Ganti Judul Blog Nih?

,
Heum.... baru buka blog lagi. Sekarang statusnya udah berubah lagi, aku bukan lagi mahasiswa. Hehe. Jadi, ganti judul blognya gitu? jadi MAntan MAHasiswa punya cerita???? Hahaha. Kayanya aku bakalan tetep menggunakan judul lama. Tapi aku akan lengkapi kejadian selama 4 tahun setengah selama menjadi mahasiswa, yah meski nulisnya setelah jadi mantan mahasiswa. Tapi, agar aku ga lupa kejadian tersebut tanggal berapa, jadi aku tulis cerita sesuai dengan tanggal kejadian, atau sehari setelah kejadian. Hehe. Oke,, mungkin kejadian selama 2014, akan aku tetep tulis. selama aku belum wisuda, akan aku anggap aku masih jadi mahasiswa. Hahaha.
Selamat menikmati cerita-ceritaku ini.... Ga berkualitas? Ah, biarin. yang penting pengalaman ini aku dah ungkapkan, agar bisa jadi kenangan yang tak terlupakan saat tua nanti. intinya biar ga lupa, Ya tulislah!

Senin, 10 Februari 2014

Hanya Sekantung Darah part 2

,
lihat Hanya Sekantung Darah part 1

Oke, lanjut donor darah. saat diperiksa tekanan darah, hasilnya 110/80 turun dari sebelumnya sih. Tapi masih tetap lanjut tuk donor darah. Tes berikutnya, tes Hb. Duh, semoga naik dari yang sebelumnya. Dulu pun sempat 13,5 waktu donor pertama , makanya tiga hari yang lalu kaget ketika 12,3. Bismillah, mulai dites. Lumayan lama keluarnya, ah bikin deg-degan aja. Ternyata hasilnya 13,7 !! “Hbnya bagus ya teh..” kata petugasnya. Waaaah.. alhamdulillah, ga sia-sia persiapan tiga hari ini. Hehe. mulai donor tuh. Karena pertama kali juga donor di PMInya langsung, jadi asa karagok. Harus cuci tangan dulu samapi sikut, dulu mah engga. Terus ditanya, tangan kanan atau kiri? Dari dulu sih setiap pengambilan darah buat lab ataupun buat donor, selalu jarum ditusukkan ke tangan kiri. Sebelumnya sih pernah coba di tangan kanan, tapi sampai dipukul-pukul ni tangan, si suster tetep ga bisa nemuin pembuluh darahnya. Jadi dulu saat masukin infus, ambil darah buat sampel dll dilakukan 6 kali suntikan (jari tengah, punggung tangan, sikut bagian dalam), yang normalnya 3 kali suntikan karena tangan kanan dan kirinya dicoba semua. Tapi untungnya donor yang sekarang ga dicoba dua-duanya. Cukup diraba, si petugas bilang “coba tangan kirinya” dan akhirnya suntikan dilakukan di tangan kiri. Selesainya petugas bilang “ nanti kalau donor lagi, di tangan kiri aja ya bilangnya, tangan kanan mah tipis ga kelihatan”. Hem...karena tipis toh..

Kantung darahnya ditempatkan di alat pemutar, jadi ketika darah didapat, diputer-puter kantungnya. Dan petugasnya ninggalin gitu aja. Gimana kalau darahnya kebanyakan keambilnya??? Ternyata dah diatur. Jadi alat yang muter-muter itu, akan bunyi ketika kantung darahnya penuh sesuai kuota. Seperti biasa, saat pengambilan darah, tangan asa keram. Dan selang darahnya ko asa hangat ya? Ah, mungkin perasaan aja.

Dah beres tuh. Aku ga tau lagi harus kemana. Si petugasnya pasang muka heran “gak pusing teh?” yaaa dengan semangat aku jawab enggak. Emang ga pusing. Dan aku pun keluar nemuin rinda di ruang tunggu (dia kurang tekanan darahnya jadi gak bisa donor). Aku bingung, kartunya diambil dimana? Ah ya sudahlah aku minum dulu aja, di tempat istirahat pendonor, dan disana dah disiapin biskuit susu. Nah, mulai deh pusing. Tapi dikit sih. Eh ternyata, kartunya diambil di pinggir sebelah kotak saran, dan selain kartu, ada makanan juga obat penambah darah yang dikasih PMI. Hahaha, aku sampai lupa tentang makan ini.

Langsung deh ke kampus, yang nyupirin Rinda, meski ga begitu pusing juga sih. Tapi... mulai pusing, keringat dingin saat dah sampai kampus. Tepat sejam setelah donor. Mendinglah, aku masih bisa sadar. Ga sampai pingsan. Tapi pusingnya lebih dari yang pertama kali. Rinda aja langsung ngeh ketika liat muka aku, pucat katanya.

Tapi diluar itu, aku benar-benar ketagihan buat donor darah. Tak sekedar donor darah. Karena ingin donor darah, mau gak mau aku juga mesti memperhatikan kesehatan sebelum donor. Gak begadang, ga minum kopi, banyak minum, jaga berat badan biar ga turun lagi. hehe

ditulis 11 Februari 2014

Hanya Sekantung Darah part 1

,

Bismillah
10 Februari 2014

Hari ini hari yang ditunggu-tunggu. Kenapa? Karena hari ini saatnya donor darah! :D. Entah mengapa aku sangat tertarik akan donor darah sejak kecil. Dulu sekitar umur 9 tahunan, aku pernah diajak oleh bapa ke PMI yang ada di jalan Aceh. Aku gak melihat saat diambil darahnya sih, yang membuat aku tertarik karena setelah donor darah dapat makanan, dan saat itu aku yang memakan makanannya, :D . Semenjak itu, tertanamlah pada diriku, suatu saat nanti aku harus donor darah, agar dapat makanan. Haha. Selain itu, PMI selalu mengadakan gerak jalan sehat untuk para pendonor setianya, dan bapa salah satunya. Kesempatan ini tidak pernah terlewatkan. Seingat aku, aku ikut 2-3 kali gerak jalan sehat ini. Tapi buat seumuran aku, gerak jalan sehat ini hanya menyiksa kaki saja. Rutenya jauuuuuuuuh. Terus kenapa aku ikut? Tetep, karena ada makanan di akhirnya, :D.

Suatu saat, orang tua, mamah bapa mau mendonorkan darah untuk sodara, saat itu aku sudah SMP dan kebetulan ikut PMR juga, yah, ga ada hubungannya sih. Saat itu aku ingin ikut mendonorkan juga, tapi setelah baca persyaratannya, wah, masih jauh ternyata. Umur minimal 17 tahun. Hemm.. gagal deh dapat makanan. Berlanjut SMA, sudah beranjak remaja pertengahan, dan masa labil-labilnya. Jadi? Gak kepikiran tuh buat donor darah. Hehe. Padahal umur sudah mencukupi. Oke, akhirnya masuk dunia perkuliahan. Nah di sini tempat aku melakukan beberapa kali percobaan namun gagal. Yah, percobaan untuk donor. Entah berapa kali aku gagal. Umur? Sudah mencukupi. Berat badan? Nah, ini dia masalahnya. Berat badan aku tidak seperti orang kebanyakan. Hehe, dengan tinggi 158 cm (di pagi hari), dan menyusut jadi 157 cm ini, terbilang kurus dengan berat badan yang tak pernah melewati angka 45 Kg. Dulu, saat SMA, aku tak mempersalahkan dengan berat badan yang tak pernah lewat dari 44 Kg (ceritanya masuk kuliah naik sekilo), tapi sekarang, ini jadi masalah. Masalah karena aku jadi tidak bisa mendonorkan darah. Waktu itu syarat berat badan pendonor minimal 46 Kg. Entahlah, setiap tahun sepertinya berubah. Terakhir lihat, entah kapan, minimal 45 Kg, dan kemudian naik 46Kg. Akhirnya gagal pada tahap ini. Perjuangan gak berakhir disini saja, kiloan mampu dimanipulasi sebenarnya, hehe, tapi tahap selanjutnya masih ada tekanan darah dan Hb! Oh!

Kesempatan untuk donor darah selalu gagal, selain karena syarat, bentroknya dengan acara lain, atau agenda bulanan selalu terjadi. Nah, setelah donor darah pertama kali saat tahun 2012 (lihat Darah di Kampung Darah), akhirnya tahun ini, di bulan Februari ini aku lihat ada donor darah lagi di Jica. Sengaja tuh datang dari rumah untuk donor darah disana. Dan ternyata setelah sampai, keburu ditutup. Huaaaaaaaaa T-T. Karena masih penasaran, dan aku pun kangen dengan donor darah lagi, ya udah, aku pergi ke PMI yang ada di Aceh.

Berbeda rasanya ternyata donor di sini. Lebih nyaman. Pertama kali yang dilakukan pastinya ngisi formulir dulu, lalu petugas nyuruh timbang berat badan. Duh, deg-degan, bisa lewat dari 47 Kg ga ya? Atau pas 47Kg gitu... dan ternyata... 50 Kg!!!!! wah?? Hahaha. Jarang terjadi aku bisa mencapai angka 50 Kg! ah, mungkin efek pake jaket juga, haha. Lumayan lah nambah sekilo. Sebenernya bulan Desember pernah main ke rumah sodara dan di sana ada timbangan juga. Hasilnya 50 Kg juga pakai jaket, dan saat dibuka jaketnya, jadi 49 Kg, dan jaket dulu sama yang sekarang dipakai adalah jaket yang sama. Cuma dulu ga percaya, mungkin aja timbangannya rusak. Pertama kali juga aku bisa 49 Kg. hehe.

Oke, selanjutnya tensi darah. dan ternyata, normal! 120/90. Waaah.. tumben. Lolos! Entahlah Hb, tapi berdasarkan pengalaman kemarin Hb aku bagus. Dan saat cek Hb, ternyata Hb aku 12,3. GAGAL. Hiks. Ko bisa ya? Ah.. ternyata Hb pun bisa turun atau meningkat karena berbagai faktor juga. Makanan berpengaruh. Mungkin makanan pedas dapat menurunkan Hb? Hehe. Karena sebelum ke PMI, aku makan makroni basah, dan gak makan apa-apa lagi.
Akhirnya aku cerita deh ke bapa. Dan kata bapa suruh olahraga dan banyak minum. Oke, nanti dicoba. Kata petugasnya sih 3 hari lagi datang lagi ke PMI. Oke, pasti aku datang. Teng, 10 Februari 2014 akhirnya datang juga. Aku janjian sama Rinda buat ke PMI. Antisipasi takut tekanan darah kurang dan Hb kurang, aku olahraga tuh, makan juga yang banyak, minum, juga makan kacang ijo yang dapat meningkatkan Hb. Hehe. Ga boleh gagal deh.

Diperjalanan menuju PMI, saat nyari Rinda di mana, aku hampir saja tabrakan dengan mobil. Innalillahi.... masa berubah tujuan, yang targetnya donor darah, jadi akseptor darah T.T

Sampai tuh di PMI, biasa, isi formulir dulu, dan saat nimbang berat badan..... Apa????!!!!! 51 Kg!!!! hahahaah. Buka jaket deh. Dan benar, jadi 50 Kg. Busyet, dalam 3 hari naik sekilo. Apa mungkin efek baju juga kali yang ketebalan. Jadi berat bersih itu sebenernya 49 Kg. hahaha. Ah yang pasti aku senang. Intermezo bentar, dulu waktu SD, berat badan 20-25 Kg-an. Tapi menuju masuk ke SMP, mulai kepala 3 tuh, 30 Kg-an saat kelas 6, dan 35 Kg saat kelas 1 SMP. Nah, hal serupa mulai kepala 4 ketika mau masuk SMA, jadi SMP kelas 3 dah mulai 40 Kg-an, dan SMA kelas 1 sampai kelas 3 bermain-main di antara 42 Kg sampai 44 Kg. Saat kuliah, selama 4 tahun terakhir, semester 1-8 bermain-main 44-48 Kg. tapi jarang banget 48 Kg tuh. Seringnya 45,46,47 Kg. Dan di semester akhir, ketika aku bermain dengan skripsi, ternyata tanpa sadar, berat badan naik lagi dan itu cenderung tetap. Desember-Januari 49 Kg (tanpa jaket). Padahal aku jarang makan lho..hahaha. Yaaa... memasuki bukan mahasiswa lagi, mungkin memasuki status baru entah apa itu, berat badan pun menyesuaikan, mulai menginjak kepala 5. Hahai. :D . kenapa senang? Yaaaa selain dah ga was-was lagi ketika mau donor darah, dengan tinggi 157cm, harusnya aku punya berat badan 51,7 Kg. caranya tinggi badan-110 + 10%hasil pengurangan itu. Nah itu perhitungan berat badan normal. Jadi? Tinggal 2 Kg lagi nih mencapai berat badan yang aku targetkan. Hehe

(lanjut Hanya Sekantung Darah part 2)

Rabu, 29 Januari 2014

Satu Hari, Tidak. Satu Jam, untuk 4,5 Tahun

,
Tok tok tok. Sidang dimulai

Hari ini  adalah hari dimana aku mempertanggungjawabkan atas apa yang aku lakukan selama kuliah di kampus tercinta ini. Hahaha, ok, kembali normal.
Jadi ceritanya hari ini aku sidang skripsi. Kumpul jam setengah 8, dan dimulai jam 8.
Antisipasi takut kesiangan, jadi nginep di rumah teman. Yaaaa, niatnya sih buat ngapalin malam itu, tapi yang ada malah nonton drama korea. -___-" HEYYYYY, Besok sidang oyyyyy!!! Tapi beneran gak bisa tidur. Akhirnya aku bisa tidur jam setengah 3. itupun setelah aku baca-baca bahan presentasi tiba-tiba mantra tidurnya berfungsi. Tidur lebih dalam, dalam , dan dalam.

Oke, langsung ke lokasi yang berbeda. jam setengah 8 dah sampai Jica. Kampus tetep rame, maksudnya susasana Jica. Padahal tanggal 29 Januari 2014 ini masih hari libur. Kebetulan anak kimia lagi ngadain Expo Kimia 2014, jadi banyak anak SMA yang dateng. Selain itu, anak Biologi pun mengadakan sidang hari ini. jadi banyaklah yang berpakaian jas hitam-hitam dan putih abu di Jica ini.

Perkumpulan pertama di meeting room. Tegang. Apalagi setelah mendengar kriteria penilaiaan, duh, mengerikan. Aku kebagian sidang jam 11.00 di ruang Lab Instrumen. Gugup banget, duh. Ah gimana ya, mau baca-baca da gak masuk. Tapi da kalau ga baca-baca, asa gimanaaaa gitu. akhirnya aku diskusi sama temen seKBK, harusnya sih ini bukan saatnya diskusi. dah saatnya bersantai menunggu panggilan. Duh, mendadak gak siaaaaaaaap. tapi apa daya, dah hari H, dan dah berpakaian rapi gini, hehe, gak lucu kalau mengundurkan diri. Gak dewasa.

setelah menenangkan hati pada pemilik hati ini, akhirnya rada tenang, tapi tetep masih grogi, cemas, dah mikir kemana-mana. Duh! Yaaa,,, aku mulai sms deh, ke guru-guru, minta doa. Hehe.

11.00 teng
Ah, ini waktunya. mamaaaaaaaaaaaaaah T.T
Pembimbing dah datang tuh. Uh pa, mana kata-kata semangatnya?? huhu, pengen denger, seenggaknya untuk menenangkan hati nih! dan sampai akhir, ucapan semangat tak terlontar. haha T.T
lumayan ngaret, penguji belum dateng nih, masih nguji di kelas lain kayanya. Kebetulan yang sidang bulan ini ada 33 orang, dan dibagi ke 6 kloter di 6 ruangan. Lumayan jauh ruangan-ruangnya, jadi ngaret dikit ya dimaklumi.
Harus ceritakan bagaimana susasana sidang kah? Hehe. Anehnya ketika dimulai, sama sekali gak gugup. Tenang. Pokoknya biasa aja deh! Beneran. Tapi karena diwaktu presentasinya, maksimal selama 10 menit, ini yang membuat aku tertekan dan buru-buru, alhasil aku ngomong tanpa ada koma. Hahaha. Sampai penguji bilang " santai neng..." duh malu!
Ada 3 penguji. Penguji pertama nanya mengenai medianya. Tertarik sepertinya. dan aku jelaskan dari A sampai Z. Ah, Mudah. banyak saran-saran dari penguji ini. Ah, iya,,, tapi sepertinya saran ini cocoknya untuk peneliti selanjutnya. masa aja aku rombak semua. -_-"
Penguji 2 pun sama tertarik. Tapi kesalahan fatal yang aku lakukan, ada dapus yang terlewat. Duh! terus nanya mengenai metode penelitiannya. Bisa sih, dijelaskan, sayangnya gak tertera di skripsi, jadi, perlu ditambahkan sarannya. Nah, penguji 2 ini, nanya materi yang aku pun tak menyangka bakalan nanya ini. dasar sih. Tapi saat itu, bener-bener blank. Lupa. Alhasil yang ada aku jawab ragu-ragu, padahal bener. Huhu.
Penguji 3, nah ini nanya yang menurut aku... gimana ya? Aku pun pengen nanya hal ini pada diriku sendiri juga pembimbing. Hehe. pertanyaan ini sebenernya menyangkut pembimbing, kenapa begini, ya itu karene kemauan pembimbing. tapi aku coba cari jawaban lain yang ga menyeret pembimbing. alhasil, bisa. Meski dapat banyak saran juga dari penguji ini.
jam 12.00
Selesai.
Dengan muka menyesal saat aku keluar. Kenapa? Yaaaa karena aku sempet melihat nilai aku. Hiks. Sayang banget kalau skripsi ini ga dapat A. Duh, kacau balau lah.

Pengumuman Lulus atau Tidak, nanti jam setengah 4, masih ada 3,5 jam lagi. Temen-temen aku datang, Ninu, Rinda, makasih. Hahaha. dan mereka ajak foto. sebenernya rada takut juga sih foto sebelum pengumuman. Huhu, jadi di foto hanya tampak senyuman dengan hati gelisah.

15.30 +...... menit
Menunggu depan lab Kimia Organik. Duh, lama. ya udah mumpung sinyal internet bagus, aku download deh beberapa reality show. Hehe. Sempet-sempetnya yaaa...
Akhirnya mulai masuk lab tuh. Nah, ini gugupnya luar biasa. Lebih dari sebelum sidang. T-T
Apalagi saat pa Nahadi bilang, " mungkin ada yang lulus, ada yang tidak". menakutkan!
akhirnya pengumuman dimulai dari prodi kimia, dan itu lama.
Nama, Keterangan lulus, IPK, danYudisium. huhu. aku rekap tuh suara pak Nahadi yang merdu itu, hehe, sebagai saksi suara saat hari bahagia selama jadi mahasiswa. hehee.
dan sampai juga ke anak pendidikan Kimia.
daaaaaaaaaan.... eh? ko bisa? Alhadullillah, rasa galau dari tadi akibat nilai, ternyata berbeda hasilnya. hehe. Alhamdulillah naik 0,04 dari IPK sebelumnya, ini berarti skripsi nilainya A. kyaaaaakkk!!
dan pesan pa Nahadi sambil penutupan : "Juni tahun ini, ada reuni akbar, dan kalian bisa datang (yeay, alumni), dan silahkan salam-salaman, dan silahkan berfoto ria di bawah nanti." beuh.. bapa. hahaha. dosen yang satu ini, salah satu dosen yang kenal aku karena ada kegiatan fakultas, dan aku, IIn, Prisla, Nabil, ngebantu beliau dalam acara tersebut. Yang bikin malu sih, saat bulan Desember ga tau November, dia ngelihat aku dan nanya, "Santi, udah lulus?" jleb jleb.huhu. Sekarang, saya dah Lulus Pak!! :D
Ah,,, sudah lama tak merasakan sensasi ini, terakhir mungkin waktu pengumuman aku keterima masuk UPI, gitu ya? Haha. dan keluar UPI pun, merasakan sensasi yang sama, dengan status berbeda. hehe...
Arif, Aku, Pa`Ijang (pembimbing tercintah), Elva (anak tiri. haha)

Pa Ijangers (anak-anak pembimbing beliau, Elva, Aku, Erik (anak nondik), Putri (anak nondik), Arif)

yang sidang hari ini. :D sebagian menghilang.

yang sidang + yang bawa pom-pom. hahaha, yah, ini muka-muka nak Kimia angkatan 2009
ditulis, 11 Februari 2014

Sabtu, 28 Desember 2013

Berduaaa~

,
Ada satu lagu nih! Dan kayanya aku kurang up date banget sama lagu Indonesia. hahahaha
maklumlah.. jadi jarang denger lagu-lagu di radio. hehe
nah, aku baru tau lagu ini dari temen.
yaaaah.. berawal dari lagu dalam fd yang selalu diputar ketika kami dinas. hehehe
nah,, ih lagu diputer terus, enakk juga ternyata. hahahah
 
ini dia liriknyaaaaaa yang nyanyi Calvin Jeremy, BERDUA. yaaa cuma berdua. hahaha

 
Ku harap ku yang terakhir dalam hidupmu 
Yang selalu bahagiakanmu
Hari demi hari berganti, waktu terus berlalu 
Yang menjadi saksi kau dan aku
 
Ku harap kau jawaban dari penantianku
 Setelah sekian ku menunggu 
Ku ingin kau yang menjadi teman di hidupku
 Yang terbaik dalam kisah cintaku
 
Berdua kita kan menjalin cerita bersama selamanya 
Berdua kau dan aku takkan terpisahkan, takkan terpisahkan
 Berdua kita kan menjalin cerita bersama selamanya 
Tapi kau jangan pergi, tetaplah kau di sini
 
Ku harap kau jawaban dari penantianku 
Setelah sekian ku menunggu
 Ku ingin kau yang menjadi teman di hidupku 
Yang terbaik dalam kisah cintaku
 
Berdua kita kan menjalin cerita bersama selamanya 
Berdua kau dan aku takkan terpisahkan, takkan terpisahkan 
Berdua kita kan menjalin cerita bersama selamanya 
Tapi kau jangan pergi, tetaplah kau di sini
 
Hanya dirimu kasih, hanya dirimu 
Hanya dirimu kasih, hanya dirimu cintaku
 
Berdua kita kan menjalin cerita bersama selamanya 
Berdua kau dan aku takkan terpisahkan, takkan terpisahkan
 
Berdua kita kan menjalin cerita bersama selamanya
Berdua kau dan aku takkan terpisahkan, takkan terpisahkan
Berdua kita kan menjalin cerita bersama selamanya  
Tapi kau jangan pergi (tapi kau jangan pergi)
Tetaplah kau di sini (tetaplah kau di sini)(berdua) berdua, berdua (berdua), berdua, berdua




 

MaMah (Mahasiswa musliMah) punya cerita Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates