Pernah nonton film
My Name is Khan???
Kalau belum pernah,
nonton deh!! Tapi aku gak akan ngebahas tentang film itu. Hehehe. Cuma judulnya
terinspirasi saja.
Terus, tau Super Junior gak??
Tau KyuHyun gak??
Kalau gak tau,
tanya ke mbah google tuuh.. tapi kali ini pun gak akan ngebahas tentang Suju
juga. Cuma tau dong, KyuHyun punya seribu nama panggilan (gak seribu juga sih,
tapi karena saking banyaknya)
Cerita kali ini tentang perjalanan nama aku. Hehehe. Penting yah?? Yaah penting gak penting sih!! Hahahaha
Waktu aku lahir,
namaku bukan Santi Nur Aisyah tuh.. jadi ada perhelatan sebelumnya tentang nama
aku.. tapi aku gak tau nama sebelum aku itu apa. Dan tercatalah di akte Santi
Nur Aisyah.
Keluarga bapak aku, selalu ada nama panggilan. Contohnya saja kaka sepupu aku namanya Angga (maaf yah a, minjem nama dulu) dipanggilnya Anom. (jauh ya? Hahaha) termasuk aku, punya nama panggilan tersendiri, yaitu Neng. Hahaaha gak istimewa sih, karena Neng itu emang sebutan buat perempuan sunda. Jadi kalau adik-adik sepupu manggil, ya teh neng. Gak ada kata Santi sekali pun... sampai suatu ketika, adik sepupu dari mamah lahir tuh.. dipanggil neng juga. Alhasil, ada neng kecil ada neng besar. Tapi makin kesini, dipanggil Neng Santi. Alhamdulillah,, Santi-nya muncul juga. Hhehe.
Kalau dirumah pun sama, tapi semenjak adek aku lahir, terus aku lihat sepupu aku dipanggil aa sejak adenya lahir, aku kabita juga dipanggil teteh. akhirnya aku minta orang tua aku manggilnya teteh. dan sampai sekarang, panggilan ku teteh, tapi kalau adik aku panggil aku dengan teh Santi, entah kenapa, aku gak suka. kaya ke teteh orang lain aja, bukan teteh kandung, jadi adik aku pun manggilnya teteh, tanpa diembel-embeli Santi. hahaha pemaksaan.
Nah, kalau nama di luar keluarga, maksudnya guru-guru dan teman-teman, manggilnya sih Santi. Tapi itu berlaku sampai SMP. Sebenernya aku punya nama panggilan ketika SD, tapi lupa. Hehehe. Oke, lanjut. Ketika SMA kelas 1, kan ada dua nama Santi tuh, Santi Listya, dan Santi yang nulis ginian.hehe. orang-orang biar gampang manggilnya, akhirnya kalau manggil aku, ditambahin nur. Jadi Santi Nur. Kalau Santi yang satu lagi mah, tetap Santi, tapi lebih sering dipanggil Tya kalau sama temen-temen.
Kelas dua, nama aku kembali jadi Santi, karena kan sudah perjurusan, dan Santi yang satu lagi masuk IPS, aku IPA. Alhasil hanya aku yang bernama Santi di kelas IPA. Tapi, mungkin karena kebiasaan, temen yang dulunya sekelas mah, tetep aja manggilnya Santi Nur. Oke, gak apa-apa.
Beranjak ke kelas tiga, karena udah semaikin deket kali ya, kebetulan kelasnya gak dipecah, jadi tetap sekelas sama temen-temen kelas dua, nah mulai muncul nama baru nih. Ini dikarenakan kejaiman aku mulai luntur. Hahaha. Jadi mulai bisa membaur dengan yang lain. Dan menggeje. Tapi menggejenya lebih geje (ngerti gak?? Hahha) alhasil, tercetuslah nama panggilan aku dari mulut seseorang “Geje”. Dari huruf G dan J yang kepanjangannya Gak Jelas. Makasih Iqbal >_< !! Dari sanalah tersebar nama panggilan itu, tapi ini berlaku hanya kelas IPA dua aja. (alhamdulillah yaaaah )
Untuk di madrasah sendiri, asatid-asatid yang lain sih manggilnya Santi. Karena gak ada nama Sati kedua, maupun ketiga, jadi, nama Santi tetap utuh di wilayah masjid deket rumah... yak kalau murid-murid sih, manggilnya teh Santi.
Beranjak ke dunia perkuliahan, nama panggilan bertambah lagi nih. Tercetus dari seorang teman yang pertama aku kenal di UPI, juga di Kimia, ELSA. Dia buat nama penggilan aku dengan alasan biar simpel. Dan menyebar sampai seangkatan, adik tingkat, juga kaka tingkat. Yeah.. Sanur. Gabungan dari Santi dan Nur. Curiganya sih, temen-temen lebih asing kalau mendengar nama Santi, dibanding nama Sanur. Menyedihkan. Tapi gak semua manggil Sanur sih. Dosen-dosen tetep mangil Santi. Hehe. Dan satu orang temen yang konsisten manggil Santi dari awal sampai sekarang, meski disekelilingi orang yang manggil nama aku dengan Sanur. Kenapa konsisten? Karena kalau yang lain, kadang manggil Sanur (kalau gak sadar), kadang manggil Santi (kalau benar-benar sadar tanpa ada pengaruh obat atau apapun yang membuat pusing kepala. Apaaa siiiih -__-)
Yeah, kini di tingkat akhir ini, aku berkecimplung di dunia organisasi yang berbagai jurusan ada disini. Dan karena aku lebih sering ada di sini, jadi aku lebih sering mendengar nama Santi, atau teh Santi. dan aku seneng akan hal itu. Meski kadang ada yang manggil Sanur atau teh Sanur, dan pastinya, mereka anak kimia yang manggil seperti itu.
Mengapa akun aku segalanya pakai aisyah.shann??? dari FB, email, twitter, ym... pembuatan nama akun ini punya sejarah tersendiri. Yang pasti aku suka dengan nama aisyah.shann ini. Lebay, memang. Terutama dari shann-nya itu. Hehehe. Pokoknya aku suka dengan nama Aisyah, yang emang merupakan salah satu bagian nama aku. Sayangnya, gak ada seorang pun yang manggil aku dengan nama Aisyah. Mungkin mereka gak sadar, kalau Aisyah bagian dari nama aku. Yang muncul malah ada panggilan baru, Syan-syan. Hahaha. Aneh sih. Ini panggilan yang diberi sama Dewi. Tapi ada orang lain yang ngikut juga manggil nama dari akun, jadi manggil dengan shan-shan. Ada juga yang manggil dengan syan-shan. Hahaha. Seperti nama kesayangan, tapi geli juga kalau yang manggil itu lawan jenis. Hehehe.
Well,apapun panggilannya, My Name is San-ti. ^.^





yang mana nih??? hahaha