Ketika kau balita, apa yang kau lakukan?
Dengan suka hati memegang apapun yang dirasa itu menarik. Tapi
tidak tahu resiko apa yang akan kau alami
Ketika kau masuk sekolah tahun pertama, apa yang kau lakukan?
Bermain dengan teman yang sekiranya nyaman denganmu
Ketika kau beranjak remaja, apa yang kau lakukan?
Mencari siapa aku? Bagaimana aku? Dan bla bla bla sehingga
membuat orang tahu, aku ada
Ketika kau dewasa, apa yang kau lakukan?
Mencari dan menemukan seseorang yang bisa kau ajak cerita,
melengkapi kekuranganmu dan bersama mengharap ridhaNya
Dan ketika itu...
Iqrar yang menyatakan kalau kau telah diserahkan kewajibanya
pada seseorang yang kau pilih.
Iqrar yang menyatakan bahwa kini, anaknya telah dijaga oleh
seseorang selain dirinya
Iqrar yang membuat hati seorang ayah, cukup berat
mengucapkannya. Dengan nada tertahan, dengan rasa “aku masih ingin memilikinya”,
dengan gejolak “bisakah kau bahagiakan dia?”, dengan segala pikirkan itu
keluarlah air mata darinya.
Hem... ya, adegan itu pernah aku lihat beberapa kali ketika sang ayah membaca ijab qobul pada pernikahan anaknya. Akankah, ayahku begitu juga?
Barakallah... untuk teman-teman yang terlebih dahulu
merasakan detik-detik terakhir orangtua mu memilikimu...




