18 Desember 2013
Yeah. Hari ini adalah hari spesialnya orang lain. Ceritanya di kampusku
ada wisudaan, dan salah satu wisudawatinya bukan aku. Hehe. Nah kebetulan
temen-temen deket aku dah mendahului tuh. Jadi aku berencana buat sesuatu. Persiapannya
sih udah disiapkan dari kemarin, tapi pelaksanaanya baru hari ini. Kenapa? Aku tertidur.
Hehe.
Alhasil setelah melakukan kerjaan rumah, barulah sempat mengerjakan ini. Kebetulan
teman-teman pada masuk Gymnasiumnya siang, jadi aku masih ada waktu sebelum
mereka masuk Gymnas untuk memberi kado spesial dariku. Tapi... hahaha. Sampai jam
10 pun hadiah ini belum jadi. Bagaimana ini? Alhasil aku bisa ke kampus pergi
jam 11. Suasana jalan sih lancar jaya aman sentosa. Tapi mendekati daerah Setiabudhi,
lebih tepatnya halte Karang setra mulailah merayap. Yang lebih parah ketika
sampai pertigaan gerlong hilir. Ga bisa maju sesenti pun. Busyet dah. Dugaanku sih
ini yang datang para wisudawan yang mau masuk gymnas jam 1. Lengkap sudah
kemacetan ini diiringi hujan rintik-rintik. Ya ampuuun... mau pakai jas hujan
pun, kagok dan ga da tempat tuk ganti. Ya sudahlah, kehujanan yang ada.
Beberapa menit kemudian, sekitar 20 menit lah mejeng di kemacetan ini,
terlihat teteh-teteh pake kebaya bermakeup canti membukakan jendela mobilnya. Ya
tanpa sengaja aku lihat teteh-teteh itu. Eh teteh itu ngomong, kirain bukan ke aku,
ternyata iya. “Teh, boleh ikut ke atas engga?”. Sekejap aku terpana. Bukan karena
cantiknya, tapi permintaannya. Seriusan dia minta tolong sama aku? Waduh aku gak
lihai dalam nyelap-nyelip antara mobil. Ditambah hujan pula dan dia pastinya
duduk minggir. Kalau jatoh kan memalukan juga, dan kasian juga kebayanya, dan
yang pasti, khawatir akan kepala dan lututnya.
Akhirnya aku angguk-angguk tuh. “Teh tapi hujan, gak apa-apa kebasahan?”
peringatanku. “Gak apa-apa, dari pada lama disini, nanti kesiangan”. Akhirnya cap
cus deh ke UPI. Belok kanan kiri melewati mobil-mobil yang berjajar ga
beraturan.
Singkat cerita nyampe deh ke UPI. Dan itu dah jam 12.15 . Hwaaa
temen-temen aku masih ada gak ya? Buru- buru tuh sholat dulu di PKM, dan
langsung ke Jica. Yaa seperti biasa suasana kampus kalau wisudaan macet dalam
maupun luar kampus, dan serasa tempat wisata, beberapa keluarga gelar karpet
diatas rumput yang sepertinya kesakitan ditindih mereka. sampai Jica terlihat
lebih sepi, karena para wisudawan dan watinya sudah digiring ke Gymnas. Yaaah,
telat deh!
Kembali ke PKM. Dengan muka lesu
tak karuan, lapar pula, akhirnya beli makan dulu. Dan, wuih, penuh! Sesampainya
di PKM, temen-temen BEM udah pada ngumpul tuh nyambut Kang Destri dkk yang
wisuda hari ini. Sayangnya yang kebagian pagi cuma ada 3 orang. Jadi siang ini
hanya 3 orang yang siap tuk dibuli.
Ah.. senangnya tak bisa tergambarkan dengan kata-kata. Hahaha. Senang karna
membuli yang wisuda. Hehe. Setelah tadi sedih-sedihan karena gak bisa lihat
temen-temen sejurusan aku, sekarang lumayan terobati lah dengan canda tawa
bersama anak BEM. Akhirnya setelah ritual membuli selesai, kami kembali ke
sekre, hehe.
Jam 3, aku pergi lagi ke Jica. Ceritanya mau kumpul sama anak-anak
bendum. Sambil nunggu yang wisudaan pulang dari Gymnas. Setelah sholat,
akhirnya aku dan Widya pergi tuh ke tempat ramen yang sering aku kunjungi. Sebenernya
masih ada 2 orang lagi, tapi mereka tak kunjung datang. Tapi satu persatu
akhirnya datang tapi jam menunjukkan hampir jam 5! Dan temen-temen aku dah pada
keluar dari Gymnas. Ga enak juga sih kalau aku ninggalin anak-anak demi ketemu
temen-temen. Yaaah... galau deh. Akhirnya lagi-lagi aku gak sempet ketemu
temen-temen karena mereka dah pulang. Ya ampuuuun... susahnya ketemu mereka.
dan waktunya selalu gak tepat.
Kembali ke PKM. Dengan muka lesu
tak karuan, tapi perut kenyang. Hehe. Dan, sesampainya di PKM, lagi-lagi
anak-anak BEM dah kumpul lagi buat nyambut temen-temen yang bagian kedua tuk
dibuli. Hehe. Sayangnya, mereka pada kabur ga mau kesekre. Alhasil cuma 2 orang
yang kejaring. Yusup dan Faiz. Dan itu gak berlangsung lama karena Faiz
langsung pergi lagi. Yaaaah.. hari ini. Lagi-lagi terhibur sama anak-anak BEM. Hem...
menuju magrib datang lagi satu orang anak BEM juga DPM juga. Foto-fotolah di
sekre. Haha. Puas, tapi gak sempet dibuli karena dah terlalu malem.
Okeee. Jadi hari ini? Rencana awal gagal semua tapi yang gak direncanain
muncul menyembuhkan semua rencana yang gagal. Ah... semoga, wisudaan gelombang
berikutnya, itu wisudaan aku. Hehe harus lebih menarik tentunya. Ahhhahaha. Aamiin.
Wisuda April 2014!!!



