Sabtu, 13 Oktober 2012

Wanita Cantik, Cetakan-ku.. \(^o^ )/

,
Barakallahu... semoga sisa umurmu lebih berkah, Mah....


dari anakmu yang masih manja
yang masih diingatkan kalau makan
yang masih ditanya ada dimana lagi apa, kalau malam belum pulang
yang selalu ditunggu
yang selalu diharapkan aku ada dirumah kalau hari Sabtu Minggu
yang selalu diomeli kalau aku tidurnya ga bener. hahahah, tidur sambil duduk lah, pokoke segala cara deh..
yang selalu diomeli juga, kalau pagi aku gak sempat bantu-bantu beres rumah
yang...
ah, begitu banyak yang harus ku perbaiki agar mamah gak cape..
serasa anak tunggal nih, kalau di rumah. jadi perhatian mamah full tercurah. meski aku gak suka juga diatur-atur. hehe.
tapi kalau adek pulang, beuuuuuuuuuuuuh... hahahhaaha.. terbagi dua deh.. hahahhaa

love you mah!!!! makin cantik aja, kaya anaknya. lho?
jaga kesehatan yaa..
jaga hati juga..
jaga pikiran..
jaga uang.. *eh.. (mamah aku paling jago deh menej uangnya.. hahahaha.. nurun sepertinya )
jaga ibadahnyaaaa..
moga impian untuk naik haji tercapai. aaaaaaaaaamiiiiiiiiiiiiiin.. 2017 ya??? semoga dipercepat...
kelamaan 2017 mah, keburu aku nikah. lho? hehehhe,, gapapa denk, jadi ada yang jaga aku klo kalian gak ada dirumah... apaaaaaaaasiiiiiihh
selalu doakan aku ya maaah.. *pastinya
aku juga, selalu lah,, buat mamah mah.. hahahha
kurangi ngomelnya...  *ini juga nurun ke aku deh -_____________-


SEMOGA DIBERI YANG TERBAIK DEH BUAT KELUARGA INI. aaaaaamiiiiiiiiiiinn....

hohohoho... Mah, Pak,, deketan gini uy,, lahirnya.. cuma beda tahun,,, dan ini terjadi sama aku dan adek juga,, ckckckc

Jumat, 12 Oktober 2012

Lelaki Kuat Itu...

,

Dia seorang laki-laki biasa. Sayang anak kecil, santun pada orang tua. Dulu sejak kecil, sepertinya aku lebih dekat dengannya. Bermain bersama. Jalan-jalan bersama. Pokoknya sayang bangetlah. Tapi tidak ketika ada orang baru yang berhasil merebut perhatiannya, adik aku. Dia jadi lebih dekat dengan adik aku. Aku cemburu.

Ya, dia adalah ayahku. Panggil saja bapa. Sikapnya yang tidak mau kalah, gengsi yang begitu besar, dan galak, mungkin menurun padaku. Meski begitu, rasa sayang pada keluarganya, lebih besar daripada pada diri sendiri. Dia selalu banyak berkorban untuk orang yang disekelilingnya. Ah, bapa, kenapa kau begitu?
Aku cemburu, ketika bapakku lebih perhatian pada adikku. Selalu memaksa adikku untuk bisa ini itu. Tapi kenapa padaku tidak? Jika dibandingkan dengan adikku, aku memang lebih unggul. Tapi bapak tidak pernah menunjukkan rasa bangga punya anak seperti aku. Jarang bapak puji aku. Aku pikir, bapak tidak sayang padaku. Bodoh. Bodohnya aku punya pikiran seperti itu. Kini aku tahu, bapak bangga padaku. Bapak selalu bangga ketika berbicara pada temannya tentang kelebihan diriku. Bapak selalu memujiku pada orang lain tanpa sepengetahuanku. Bapak sayang padaku.
Rasa sayang itu tidak harus ditunjukan, kan? Ya, bapak tidak pernah menunjukan rasa sayangnya. Dia punya cara tersendiri. Dan aku menyalahartikan selama ini. Baru sadar ketika sekarang, ketika aku tahu, ternyata sikap aku dan bapak sama dalam memberi tanda sayang. Tidak pernah ditunjukan. Gengsi ketika orang lain tahu, kalau kita sayang padanya.

Bapak selalu menginginkan adikku sama dengannya. Tapi tanpa sadar, aku yang lebih banyak sama dengannya. Bukan adikku. Tapi tidak dengan rupaku. Sampai saat ini aku masih bingung. Sebenarnya rupaku mirip dengan siapa?

Tersentuh juga ketika bapak menahan egoisnya dari tidur untuk mengantarkan aku ke kampus dini hari. Ya, dini hari pukul 03.30. Sebelumnya juga, kuat menahan rasa kantuknya untuk menjemput aku tengah malam ke sekolah ketika SMP, juga ketika SMA. Kini, meski aku tidak pernah minta jemput lagi karena aku berkendaraan sendiri, bapakku masih setia menungguku pulang, depan TV. (kalau diluar, berabe juga bisa masuk angin)

Kini umurku lebih dari 20 tahun. Dan bapakku pun sudah tua pastinya. Aku sempat berpikir, sanggupkah aku hidup tanpanya? Aku ini masih manja. Segalanya masih minta bantuan padanya. Aku belum mandiri. Banyak hal aku tanyakan padanya. Dan dia bagaikan google di rumah. Hehe.

Aku sempat sedih, ketika bapak bahagia bermain dengan anak anaknya tetangga aku. Singkatnya cucu dari tetanggaku. Sempatkah bapa merasakan bahagia bermain dengan anakku?
Ya Allah, berilah kesehatan pada bapakku. Beri dia kemudahan dalam pekerjaannya, tetap menjadi teladan untuk anak-anaknya. Dan beri aku waktu dan kesempatan untuk membahagiakannya..

(-yang terbaik bagimu- ada band feat gita gutawa)
Teringat masa kecilku
Kau peluk dan kau manja
Indahnya saat itu
Buatku melambung
Disisimu terngiang
Hangat nafas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi
Serta harapanmu

Kau ingin ku menjadi
Yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu
Jauhkan godaan
Yang mungkin kulakukan
Dalam waktuku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku
Terbelenggu jatuh dan terinjak

Tuhan tolonglah sampaikan
Sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji
Tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya
Ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu

Andaikan detik itu
Kan bergulir kembali
Kurindukan suasana
Basuh jiwaku
Membahagiakan aku
Yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu
Yang pernah terlewati

hari ini,, umurmu semakin berkurang saja Pak....

Sabtu, 06 Oktober 2012

iseng 5

,
"Ciye" itu, doa yang mujarab. bisa jadi hama, bisa pula pupuk suatu hubungan

iseng 4

,
kita hanya bisa punya rencana, tapi Allah lah yang mengatur segalanya, sehingga rencana kita jauh lebih bermakna

Jumat, 05 Oktober 2012

Pengatur yang Indah

,
bismillahirrahmaanirrohiim

hari ini, ceritanya ada bimbingan. entah kenapa, setiap bimbingan ga jelas akhirnya. eh jelas siiih.. tapi ya gitu ya...
nah rencana bimbingan jam 12, tapi belum dipirnt, dan setengah 12 masih di rumah. ya udah di undur aja jadi jam 14.40. hehehe punten ya buu

kan kebetulan jumatan, jadi jalanan lumayan sepiiiiiiiiiiiiii dari rumah sampai ke perempatan cipaganti. jadi cuma ngabisin waktu 15 menit kurang. biasanya sih 20 menitan. tapi di PVJnya lumayan macet. dan lampu merahnya lamaaaaaaaaaaa banget. jadi aja kira-kira jadi 35 menit perjalanannya. apa siiiiiiiiiiiii?
intinya mau ngomongin apa ini teh???

ya udah, langsung ke inti. jadi bimbingan yang udah direncanakan jem setengah 3, ga jadi. jadinya jam setengah 2. dan sebelunya kan ada konsol keuangan jam 2, curiga jadi ga ikut. tapi karena bimbingannya dipercepat, jadi aku bisa ikut konsol, meski konsol jadi ngaret jam setengah 3.
udah konsol, widiiiiiih.. langsung diserbu yang mau setor IUK lah,, ngebenerin SPTB laaah.. beres itu sampai jam 5.
nah, jam 5 sampai jam 6 ceritanya mau ngeberesin MOKA-Ku. tapi kesambet sama Edu Fair, ngomongin masalah proposal dll. beuh.... yang asalnya mau pulang jam 6, jadinya jam setengah 7, sholat de el el dulu.. hari ini emang mau pulang cepet karena mau ngehennain pengantin lagi. tapi.. tiba-tiba UPI dilanda hujan, gede pula. beuuuuh...nunggu tuh, sambil makan baso tahu. 2 sesi. hehehe, terus sambil ngajarin pakai prezi dan pastinya nunggu sampai ujan reda. jam setengah delapan lebih 10 aku pulang tuh, udah agak redaan. bensin kosong pula, ya udah beli dulu... dan...
nyari uang buat beli bensin lamaaaaaaaaaaa banget sampai 3-4 motor ngisi bensin baru ada tuh uang (ngoreh ngoreh dulu) ini bukan karena gak ada uang yaaa.. tapi karena saking banyaknya uang, jadi bingung, uangnya disimpen dimana aja. hahahaha

oke, jam setengah sembilan nyampe rumah. siap-siap mau ngehenna nih.. aku tanya ke adik pengantinnya, dia minta jam 9 aja ke rumahnya, soalnya masih dilulur. oke,, karena lumayan cape juga, aku tidur-tiduran sejenak,, dan di luar tiba-tiba ujan lagi. lumayan gede. beuh.. jadi makin enak tuk tidur. dan ternyata

KETIDURAN.eh, maksudnya TERTIDUR... baguuuuuuuuuuuuus.. jam setengah 12 aku bangun. liat hape, ada misscall sampai 2 kali dan sms 5 buah.
baguuuuuuuuuuuus.. aku ga jadi ngehenna. dan merasa nyeseeeeeeeeeeeel banget, kenapa aku tidur.
tapi ada hikmahnya juga, jadi yang ngehenna tuh adiknya, ya temen aku sendiri, temen seperjuangan dan dulu pernah liat aku ngehenna pengantin juga, malah ngebantu ngehennain,
yaa,, seenggaknya ngasih pengalaman ke temen aku tuk ngehennain kakanya sendiri. dan aku??? bisa tidur pulas. hehehe. tapi semenjak bangun,, ga bisa tidur lagiiiiiiii.. baru tidur lagi jam 3 kalau gak salah. -_________-

kita hanya bisa punya rencana, tapi Allah lah yang mengatur segalanya, sehingga rencana kita jauh lebih bermakna

Dung!! Baru Sadar!

,
Bismillahirohmanirrohiim..

cerita apa ya?? hehehe. maaf terakhir-terakhir isi tulisanku semakin singkat tak berarti mungkin semakin tak menarik tuk dibaca.

Aku baru sadar, aku ini tipe orang yang selalu ingin bicara. ingin berbicara. tapi, gak mungkin kan ada seorang yang akan mau mendengarkan keluh kesah seharian???
kalaupun ada, kasihan saja, orang itu dengar ocehanku tiap hari. -pada dasarnya- perempuan itu lebih banyak bicara dibanding laki-laki. jadi kalau kita bicara dengan perempuan, pasti perempuan itu pun ingin bicara juga kan, beda lagi kalau dengan laki-laki. tapi belum waktunya sist!!
apaaaaa siiiiiiiiii..

lanjut ke topik utama.
jadi, aku baru sadar, kalau aku ini butuh tempat curhatan.. butuh seseorang tuk dengar cerita aku, perasaan aku, de el el, tapi aku juga gak mau nyiksa orang buat dengerin cerita aku. oleh karena itu lah, blog ini dibuat. blog ini sebagai sarana curhat aku. meski akhirnya aku filter cerita yang emang pantas aku tulis, insya allah, gak akan nulis aib.hehehe

jadi??? ternyata ini efektif. dengan menulis, kondisi internal aku bisa membaik lagi, meski ga semaksimal dengan ngobrol secara langsung.hehehe...

jadi, gak aneh kalau sebagian tulisan aku itu pakai bahasa non formal, lebih tepatnya bahasa obrolan. karena tujuannya untuk curhat gitu deh.. hehehe

Kamis, 04 Oktober 2012

iseng 3

,
Jatuhlah, jika itu bisa membuatmu lebih semangat untuk bangun

iseng 2

,
Diam, bukan berarti kalah. Tapi hanya menahan egonya demi kemenangan

iseng 1

,
Kadang, Pendengar pun, Ingin Menjadi Pembicara.

Ketika...

,

Ketika kau balita, apa yang kau lakukan?
Dengan suka hati memegang apapun yang dirasa itu menarik. Tapi tidak tahu resiko apa yang akan kau alami

Ketika kau masuk sekolah tahun pertama, apa yang kau lakukan?
Bermain dengan teman yang sekiranya nyaman denganmu

Ketika kau beranjak remaja, apa yang kau lakukan?
Mencari siapa aku? Bagaimana aku? Dan bla bla bla sehingga membuat orang tahu, aku ada

Ketika kau dewasa, apa yang kau lakukan?
Mencari dan menemukan seseorang yang bisa kau ajak cerita, melengkapi kekuranganmu dan bersama mengharap ridhaNya

Dan ketika itu...
Ketika detik itu wali mu mengucapkan iqrar.
Iqrar yang menyatakan kalau kau telah diserahkan kewajibanya pada seseorang yang kau pilih.
Iqrar yang menyatakan bahwa kini, anaknya telah dijaga oleh seseorang selain dirinya
Iqrar yang membuat hati seorang ayah, cukup berat mengucapkannya. Dengan nada tertahan, dengan rasa “aku masih ingin memilikinya”, dengan gejolak “bisakah kau bahagiakan dia?”, dengan segala pikirkan itu keluarlah air mata darinya.



Hem... ya, adegan itu pernah aku lihat beberapa kali ketika sang ayah membaca ijab qobul pada pernikahan anaknya. Akankah, ayahku begitu juga?
Barakallah... untuk teman-teman yang terlebih dahulu merasakan detik-detik terakhir orangtua mu memilikimu...

 

MaMah (Mahasiswa musliMah) punya cerita Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates