Senin, 10 Desember 2012

Akhirnya Kutemukan Kesan

,

Musim Semi...dimana daun-daun tumbuh cantik. Bunga pun tak kalah cantik.
Akhir-akhir ini salah satu media sosial ramai membicarakan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Selalu ada notif setiap buka media sosial ini. Apa kabar dengan pengurus BEM REMA yang akan mengontrak KKN? Waaah.. entah apa yang harus aku katakan. Harus salut kah? Atau geleng-geleng kepala melihat tingkah laku para pengurus itu. Ketika orang-orang bergalau ria membicarakan KKN, dengan siapa, dimana tempatnya, mereka (baca: pengurus) malah asyik dengan kerjaan mengurusi UPI ini. Haruskah seperti itu?
Akhirnya aku mendapatkan kelompok yang anggotanya pengurus semua dengan tantangan lebih besar tentunya. Bukan hanya mengabdi pada masyarakat, namun kami pun mengabdi di kampus tercinta. MOKA-KU, Advokasi mahasiswa baru dan lama, Penarikan IUK, dan banyak lagi yang harus kami kerjakan setelah usai mengerjakan tugas KKN yang lumayan menyita waktu.
Tantangan ini pun selesai kami lewati, mendekati MOKA-KU, menuntut kami untuk belajar mengatur waktu serta emosional yang lebih baik lagi. Selesai MOKA-KU, berlanjut ke up grading. Yeah, disini terlihat kepribadian yang beraneka macam, namun serasa hangat ketika permainan menyatukan kami para pengurus. Luar biasa!! Ego yang kami miliki berusaha diturunkan.
Musim panas datang. Sinar matahari itu begitu menyengat. Menyengat begitu menyakitkan lebih dari bisa ular.
Pengurus BEM REMA, harusnya memang orang-orang yang luar biasa di himpunannya dan ikut berkontribusi terhadap universitasnya. Mereka orang-orang terpilih. Dan memasuki sistem ini, bukanlah orang-orang yang hanya bertujuan untuk memenuhi CV-nya. Kritik boleh, cela boleh, namun masuklah ke dalamnya untuk ikut merubah itu semua menjadi lebih baik.
Bulan-bulan terakhir ternyata disambut dengan proker yang luar biasa menyita pikiran, waktu, tenaga, dana, dan emosi. Tidak sedikit, orang-orang yang seharusnya pada saat ini mengurusi konsepan atau mengawasi jalannya acara, malah menjadi teknisi acara. Entahlah, pada kemana orang-orang ketika dibutuhkan? Mungkin saja mereka sibuk dengan kerjaan di himpunannya, pengaderan mahasiswa baru. Mungkin. Ya, mungkin.
Ah, apapun kondisinya, kini kutemukan kesan itu... sedih, senang, kecewa, marah, selalu mengiringi perjalanan ini. Perjalanan mencari ilmu di wadah yang luar biasa ini. Bertemu dengan pejuang-pejuang kampus yang luar biasa, meski mereka sering direndahkan dan dicela oleh orang yang tutup mata. Terimakasih...
Dan satu persatu daun itu berguguran... hanya beberapa daun yang berusaha kuat untuk menempel di ranting yang semakin lama semakin rapuh, batangnya pun semakin menjulang tinggi tegar menyambut badai angin yang siap melahap kapanpun. Musim gugur tiba lebih cepat. Namun ini belum musim gugur! Jangan begitu mudah kau berjatuhan ke tanah dan tersapu angin halus... bertahanlah!
Kini, musim gugur gelombang dua tiba...memang harus gugur dan berganti dengan batang yang mempunyai akar lebih kuat, agar daun-daun itu lebih kuat bergantung diranting-ranting mereka, dan siap ketika angin menyapa mereka...
Akar kuat itu...akan segera ditemukan.






0 komentar to “Akhirnya Kutemukan Kesan”

Posting Komentar

 

MaMah (Mahasiswa musliMah) punya cerita Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates