Sabtu, 30 Maret 2013

connected

,
Hari ini aku akan cerita yang mungkin akan merembet kemana-mana.. banyak topik yang akan terbahas atau tersentuh pada kali ini. meski ga begitu dalam ceritanya, semoga ada hikmah dari tulisan ini. hehe

Ada ga ya, temen yang beneran temen. kata orang, musuhmu, bisa jadi temanmu yang sebenernya, temanmu bisa jadi musuhmu yang sebenernya. masa iya?
entahlah.. mungkin karena akunya juga kurang baik sama mereka kali ya,,jadinya aku juga pantas mendapatkan ini. haaha, cerita apa aku ini??

kenapa persahabatan itu selalu dicemari dengan namanya jarak?? semakin jauh jarak antara A dan B, maka rasa sayang atau apapun itu yang ada dalam persahabatan, semakin berkurang juga. jadi ga perlu energi terlau banyak untuk sedikit mengabaikan atau bahkan melupakan.
ini sesuai teori energi ionisasi dalam atom sih. hehe, ada yang masih ingat? ini pelajaran kimia kelas X lhoo.. energi yang dibutuhkan ketika melepaskan elektron. analoginya kita itu sebagai inti atom, dan teman kita itu sebagai elektron. semakin jauh jarak antara elektron dan inti atom, maka energi yang dibutuhkan juga sedikit, begitu sebaliknya. ini akan pas banget kalo teman kita itu berperan sebagai ... ya kata anak muda zaman sekarang itu, sebut saja pacar. hei kalian yang punya pacar,,,, punya pacar yang jaraknya jauh dari kita, alhasil jarang ketemu, energi untuk melupakannya atau melepaskannya ke lain hati akan lebih sedikit dibanding orang yang dekat dengan kita kalau dalam atom-> elektron yang dekat dengan inti atom.(tapi beda cerita kalau keduanya punya sifat loyal, gak ke lain hati. haha.) tarikan antara inti atom dan elektron akan semakin kuat maka energi untuk melepas elktron pun besar, juga terjadi pada hubungan ini. kenapa?? rasa sayang, cinta dan sebagainya itu akan muncul ketika seseorang itu di dekat kita, sering bertemu dengannya, dll.
contohnya aja, orang tua jaman dulu, ga ada tuh istilah pacaran dulu sebelum nikah. tapi mereka pada akhirnya saling cinta kan? kenapa? ya karena setelah mereka menikah, maka pertemuan pun akan semakin sering dan akan lebih mengenal lebih dalam, dan ketika itulah dituntut untuk saling toleransi dan menghargai, juga akan mencoba segalanya yang baru. misal nonton bareng, makan bareng, segala bareng. beda lagi ketika hal "bareng" itu telah dilakukan ketika pacaran, ketika menikah apa jadinya? hal "bareng" itu tidak lagi baru untuk mereka, malah terkesan jadi membosankan. makanya ga aneh, ada yang pacaran yang sampai 7 tahun tapi nikah hanya 2 tahun bahkan 1 tahun. atau pacaran sama A, eh menikah sama B. dll deh, banyak ruginya.
rugi?? yup. sang pria harus membiayai biaya pacaran selama mereka pacaran, padahal belum tentu pacarnya itu jadi istrinya. atau kebalikannya sang wanita yang membiayainya---> wah kalau ini cowoknya matre tuh, ato emang kere.
kalau punya pasangan yang belum tentu itu pasangan kita, pasti seenggaknya ada rasa, ga mau orang yang disampingnya itu deket-deket sama wanita lain, atau pria lain, alhasil jika pada akhirnya mereka bukan jodoh, dan ternyata jodohnya orang yang ga boleh dideketin karena pasangan kita super pencemburu dsb, maka akan akan semakin lama tuh pencarian jodohnya. ngerti ga?
oke, lanjut.
 jadi? langung nikah aja. :D

lanjut, please... sensitif nihhhh

oke, tapi,, dengan adanya teori itu, seharusnya ya,, kita harus semakin cinta sama pencipta kita. kenapa? karena Dia tak pernah jauh dari kita. selalu dekat dan Dia pun selalu mencintai kita sebagai hambanya. ada salah satu riwayat, kalau keberadaanNya lebih dekat dari pada urat leher kita sendiri. itu saking dekatnya. lalu apa yang kita lakukan?? jawab dalam hati saja.. renungkan,, malah mungkin saja kita hampir melupakan keberadaannya,,,
astagfirullah..

oke, kembali ke persahabatan. ternyta persahabatan itu bisa menimbulkan rasa cemburu ya??
persahabatan itu luar biasa efeknya.
mencuri tabiat
maksudnya kebiasaan teman kita atau sahabat kita, kemungkinan bisa jadi kebiasaan kita.
dan katanya, siapa diri kita, lihat saja siapa teman kita. karena ga akan jauh beda.
terus yang ceritanya mau ngewarnai, itu gimana? jadi kita berteman dengan yang emang peru kita bantu dalam hal berbuat baik, oke, itu ga masalah selagi kita mampu tuk tidak diwarnai. jangan samapi niatan kita mewarnai orang, malah terwarnai. apalagi kalau warna merah jingga kuning hijau biru nila ungu, jadi pelangi tah. -appaaaa siih???!!-

dan hari ini aku cemburu sama sahabat sendiri, ,, sahabat sejak masih di bangku SD... sebenarnya terlalu lebay sih, hehe. tapi rasanya itu, .. bagai ngemut duri mawar sambil duduk diatas kulit durian. -bayangkan saja-
dan itu, karena jarak.
ya, karena jarak, semenjak lulus SMA, jarang bertemu tuh, makin lama makin jarang ketemu, tapi ga sampai melupakannya sih. tapi ikatannya ga sekuat dulu... malah mungkin sekarang sedang mengikat orang lain lagi yang emang berada di lingkungan kami masing-masing., jadi yang lama agak tersingkirkan tempatnya... karena hal ini, muncul lah kalimat-kalimat di atas. hehe
daaan,,, semenjak bertemu teman calon seKKN dulu, ceritanya dia bisa baca raut wajah seseorang, karakter orang dari wajah. -ini ada teorinya dari buku, bukan main dukun ya-
aku tertarik dari penilaian dia terhadap aku, salah satunya loyal dalam persahabatan. agak tertegun juga sih, iya gitu? loyal? tapi setelah aku mengingat kenangan dulu, hehe, ya, aku loyal, tapi kayanya ketika aku ngerasa nyaman deh. hehe
tapi entahlah, aku emang berusa jalin pertemanan yang baik, meski masih belajar, dan sangat sulit ketika tahap pertama -eaaa.. kaya yang mau audisi aja-.
dan semoga keputusan yang aku ambil hari ini, membuat jalinan persahabatan dengan mereka, yang berjuang bersama setahun yang lalu, semakin erat dan dapat membawa pengaruh yang lebih baik lagi. aamiin
nih, kalau mau gombal, semoga persahabatan ini bagaikan simpul awal. simpul yang berfungsi sebagai ikatan permulaan  untuk mengikat tali pada tiang/kayu yaa.. kita sebut saja ting/ kayu ini sebagai agama Allah.
dan, apapun latar belakangnya, persahabatn ini bagaikan simpul mati, simpul yang berfungsi menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin---> ya maksudnya kita punya tujuan yang sama (sama besar) dan ini dalam hal kebaikan (tidak licin, jadi gak tergelincir. :D ), nah dengan persahabatan ini bisa menyambungkan kita. :D
hehe, ga asyik ya, dikasih tau pesannya, ini dimaksudnya biar ga berkembang kesalahartian, jadi mending nulis pesan tersurat aja, hehe

simpul pangkal
simpul mati

3 komentar to “connected”

Posting Komentar

 

MaMah (Mahasiswa musliMah) punya cerita Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates