Sabtu, 26 Mei 2012

Ketika Gebyar MengGebyarkan Raga

,
para (sebagian) atlit kimia 2009 B :D
Sabtu, 26 Mei 2012. Hari ini ceritanya ada gebyar gitu deh. Sebenernya dimulai dari kemarin magrib dengan lomba futsal. Gebyar kali ini gebyar ke 3 kalinya selama aku menjadi mahasiswa kimia. Ada kesan yang beda deh!!! Ko bisa? Yups, karena selama gebyar, hanya gebyar tahun ini saja aku berkeringat asli. Lho??
Jadi begini ceritanya, gebyar pertama saat tingkat satu, aku kan jadi panitia, jadi berkeringat karena aku untang anting, maksudnya pergi kesana pergi kesini gitu deh, tapi kalau tim atlit kelas kimia B 2009 lagi beraksi ya loncat-loncat kegirangan untuk menyemangati, hehe, jadi cape karena teriak-teriak gitu. Untuk tahun kedua, aku jadi pengawas, kerjaannya ya jadi penonton aja, dan tetep kalau tim atlit kelas kimia B 2009 lagi beraksi, aku melakukan hal yang sama seperti tahun kemarin.
Naaaaaah, untuk tahun sekarang, aku kan tidak ikut gebyar dari awal banget, hanya tengah-tengah sampai akhir saja, jadi dengan nyantai aku datang agak siang. Hehe. Dan kondisi udah rame gitu deh, sedikit kaget sih, hehehe. Terus waktu itu anak kimia B yang dateng hanya sedikit (heeeeeeeey, pada kemana kaliaaaaaaaaan >.< ) , jadi yang mengikuti lomba yang dateng aja. Tenk... giliran tim voli kelas 2009 B lawan kelas 2009 A, saat asyik-asyiknya nonton, “tim bakiak kelas 2009 B!!!” teriak panitia. Wah? Sekarang waktunya lomba bakiak? Gimana nih, orang-orangnya pada dinas semua (baca: main voli ). Yang tersisa, atau yang jadi penonton hanya ada aku, Anin, Nabil, Uwi, Elsa, dan.. tidak ada lagi.
Akhirnya kami kecuali Elsa jadi tim bakiak dadakan. Waw haha. Sebelum lomba kami latihan gitu deh. “kanan! Kiri! Kanan! Kiri! Kompak dalam berbicara, tapi tidak kompak dalam melangkah. Mungkin hati kita belum bersatu, lemnya habis sih, hehe. Awal-awal lama untuk menyesuaikan diri dengan si bakiak.  Setelah beberapa menit kami latihan menyatukan hati, beuuuuuh.. akhirnya kami putuskan untuk diangkat saja, tidak digesek. Pertandingan dimulai. Lawan 2010. Satu dua tiga (bacanya seperti orang yang menghitung dalam perlombaan ya, biar menghayati. Hehe ). Mulailah beraksi, tanpa dukungan siapapun karena orang-orang pada dinas semua. Heu, sedih. Baru beberapa langkah, tepatnya saat belokan pertama, jatuhlah kami. Karena udah pasrah pasti kalah, jadi kami melanjutkan main bakiak bukan karena ingin menang, tapi karena ingin main bakiak sampai melewati tali rapia. Hehehe. Jadi yaaaa.. sepanjang main bakiak dan ketika jatuh, kami malah ketawa-ketawa. Haha. Seru lah. Dan keluarlah pemenangnya anak 2010. Jarang-jarang mengalah pada anak muda. Hahaa.
Lanjut ke nonton voli, ye, menang!! Masuk semi final ceritanya. Sambil nunggu semifinal tiba, kami (baca: Aku, Anin, Nabil, Uwi) main bulu tangkis. Hwaaaaaaaa olah raga yang punya sejarahnya bagi aku, kenangan indah dan buruk nih bersama bulutangkis ini ketika SD. Haha. Awalnya satu lawan satu, akhirnya dua lawan dua deh, dan ternyata, bermain dua orang itu lebih susah ya, terutama dalam hal membagi jobdesk. Juga di sini dilatih unutk meredam keegoisan, jangan rebutan mainnya, pokoknya aturannya ribet deh, dan sepertinya aku bukan tipe pemain ganda deh. Hehe.
Saat semifinal tiba, kebetulan 2009 B lawan anak 2011. Awal-awal sih kita kedodoran, curiga bakal kalah. Ternyata... hoho 2-1. Kimia B 2009 menang! Aye! Masuk final! Juara 2 di tangan deh! Begitulah kata pemain-pemain voli kami. Udah langsung pesimis aja ya? Heu. Karena tim B, yang masuk semifinal kelas 2010 B dan 2010 C, yang tahun lalu saat semifinal sempet jadi lawan kelas kami dan kami kalah, jadi mungkin aja di final nanti dikalahkan lagi.
Ternyata tim 2010 B dan 2010 C seru! Sama- sama kuat. Calon lawan kelas kami nih! Akhirnya setelah 3 babak, 2010 B lah yang akan melawan kami di final nanti. Sebelum masuk final, lomba diseling dulu dengan perlombaan voli putra. Tapi, voli putra ini mainnya angkatan, bukan kelas. Lho? Ya iyalah. Main futsal saja, yang 5 orang, kadang kurang pemain. Apalagi voli?? Karena tidak semua orang bisa main voli, dan yang pasti, laki-laki di kimia ini sedikit. Satu banding tujuh. Hho
Pertandingan dipending dzuhur dan dilanjut angkatan 2008 dengan 2010. Nah kebetulan saat sesi ini, aku masih sholat. Jadi aku tidak tau segimana hebohnya pertandingan mereka. Saat sampai parkir utara, udah pada bubar, tinggal lomba antara angkatan 2009 dengan 2011. Tapi kata orang-orang sih rame banget. Hiks. Sedih tidak nonton. Nah, ternyata meski lombanya angkatan, tetep aja kurang orang. Kebetulan waktu itu angkatan 2009 laki-lakinya hanya berempat, Ana, Opik, Arif, satu lagi lupa. Hehe. Dibantu anak 2010, Herdi, jadi berlima deh. Pada kemana atuh 2009 teh... kalah ama 2008 nih T_T . Pertandingan lumayan alot. Tapi ga terlalu menghiraukan sih. Haha. Ga tega lihatnya juga, kalau ujung-ujungan kalah. Hehe
Akhirnya disaat angkatan 2009 main dengan 2011, aku dan Nabil nyoba main voli deh. Bukan maksud untuk pemanasan buat main di final nanti, hanya coba-coba saja. Voli ini mengingatkan aku semasa SD (lagi), waktu itu ada pertandingan persahabatan voli putri dengan SD Cikutra. Nah, aku berasal dari SD Cicabe 2. Guru aku, Pak Ape, ngajak anak Cicabe 1 dan Jatihandap 1 untuk gabung jadi satu tim voli putri. Kebetulan SD kami satu gedung . Jadi satu gedung (punya 3 lantai) ada 3 SD, ada 3 kepala sekolah, dan ada 3 karakter serta keahlian yang berbeda dari murid-muridnya (Cicabe 2 dalam akademik, Cicabe 1 dalam olahraga, Jatihandap 1 dalam pelaksanaan upacara ). Mau tau, kenapa beliau ngajak anak SD lain? Telah disebutkan tadi, SD aku juara dalam bidang akademik, untuk olahraga sekedar bisa, bukan ahli, dan mungkin Pak Ape meragukan tenaga kami karena anak-anaknya berbadan kecil semua jika dibandingkan dengan SD lain, tapi ada sih yang berbadan bongsor. Sebelumnya ada tes dulu, tes serven (tulisannya bener atau ga?). Nah, kebetulan kami latihannya di lapangan voli yang biasa orang dewasa main, jadi menurut anak SD, jarak antara tempat serven dengan net itu, jauuuuuuuuuuuuuh banget, jadi hanya anak-anak bertenaga kuatlah yang selalu sampai. Dan aku bukan termasuk kedalamnya. Alhasil aku tidak dipilih jadi tim voli. Dan ternyataaaa, ketika pertandingan dimulai (pertandingannya di lapang SD Cikutra), tim voli kami ketika serven selalu keluar lapang. Tahu kenapa??? Ternyata lapang yang dipakai untuk pertandingan, jarak antara tempat serven ke net tidak sejauh seperti lapangan voli kami. Coba kalau aku yang main, hhaha, sempet terpikir seperti itu.
Cukup nostalgianya, lanjut ke pertandingan voli 2012. Akhirnya untuk voli putra, dimenangkan oleh angkatan 2011 yang nanti akan tanding dengan angkatan 2008. Tiba final voli putri. Dan tanganku tiba-tiba, huaaaaaaaaaa sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiit. Bengkak, terus seperti salah urat atau semacamnya lah, pokoknya sakit, tidak bisa digerakkan. Huhu. Padahal tadi kan hanya coba-coba, tidak bener-bener main voli. Hiks.
Sambil mengurut tanganku yang cidera, aku nonton pertandingan voli antara kimia B 2009 dengan 2010. Suporter dari 2009 B sedikit, jadi tidak bersuara deh, percuma, tidak akan terdengar. Hehe. Nah suporter dari 2010 B banyakan, otomatis teriakan yang dominan dari mereka. Lucunya mereka teriak “ki-mi-a B  !! ki-mi-a B!! “dan mereka baru sadar, kalau lawannya dari kimia B juga, akhirnya ganti deh jadi “ se-pu-luh B!! Se-pu-luh B!!” haha. Kocak. Melihat 2009 tidak ada yang bersuara, akhirnya gerombolan anak-anak 2009 C yang masih ada di parkir utara, ikut gabung ke sekumpulan anak-anak 2009 B, meski beda kelas, tapi mereka bantu menyemangati 2009 B, ceritanya ini teriakan semangat dari sesama angkatan 2009. So sweet ^o^
Masih mengurut tangan, pertandingan begitu sengit. Dan terjadi 3 babak, untuk babak terakhir ini, menentukan mana yang akan juara 1. Yang awalnya pesimis untuk jadi juara 1, akhirnya di saat detik detik terakhir entah mengapa tim voli kami seperti ada “sesuatu”. Haha. Mungkin karena tekanan dari KM kami, “pokoknya uang kas kelas harus kembali” hoho, kebetulan lomba-lomba seperti ini biaya pendaftarannya dari uang kelas. Detik detik akhir (lagi) aku tidak berani untuk melihat apa yang terjadi di lapangan, hanya bisa memejamkan mata dan berdoa, semoga kimia B 2009 jadi juara 1. Dan... yeeeeeeeeeee!!!! Menang!!! Alhamdulillah.. akhirnya jadi juara lagi, tahun depan harus ikut lagi nih, sebagai terakhir kalinya, dan harus juara lagi!! Aamiin.
Lanjut ke voli putra final. Antara angkatan 2008 dengan angktan 2011. Kalau mau ngejagoin, aku sih pilih 2008. Alasannya agar tiap angkatan dapat hadiah. Hehe. Karena 2011 terlalu banyak dapat juara. Alasan lain, karena angkatan 2008 memang pada jago dalam bermain voli. Katanya sih itu juga. Pertandingan dimulai. Ternyata lebih seru nonton voli putra dibanding voli putri. Lho? Yo’i. Karena kalau voli putri bola melayang diudara maksimal satu menitan. Sedangkan putra, bisa lama, berbagai cara dikeluarkan agar bolanya tetap di udara. Keren deh. Yang paling keren menurut aku sih ketika aksi blocking, smash dan aksi tendang-tendangan. Hehe. Boli voli bagi laki-laki mungkin seringan bola bekel kali ya? Haha. Dan ini main volinya ko lama banget sih? Ternyata main 5 set. Ya ampun... dan akhirnya pemenangnya dari angkatan 2008. Selamat yaaa... haha
Akhirnya penutupan juga. Ko asa cepet ya? Dulu mah sampai berhari-hari gebyar itu. Nah kami disuruh baris gitu deh iap angkatan. Dan angkatan dengan orang terbanyak dari angkatan 2011. Apa kabar 2009?? Ternyata 2009 yang datang kurang dari 10 orang, lebih tepatnya 6 orang yang terlihat. Angkatan lain? Wuih, lebih dari 10 deh. Diumumkan tuh juara-juranya sama MC setelah sepatah dua patah kata ia lontarkan untuk mengawali penutupan ini.
Dari berbagai perlombaan yang diikuti, hanya voli saja yang mampu bertahan. Padahal dulu-dulu hampir semua permainan jadi juara. Faktor usia mungkin ya.. hehe. Jadi saatnya mengalah pada yang muda, tapi tidak untuk voli. Hehe. Seru banget deh!!! Apalagi angkatan 2008 datang, seenggaknya kami (angkatan 2009) tidak yang paling tua berada disini. Hhe, dan mungkin terakhir kalinya kami dan angkatan 2008 bermain seperti ini sebelum akhirnya melihat mereka memakai jubah hitam bertopi segi lima. Semangat semua!!! Ternyata dalam tampangnya yang penuh kekimiaan (baca: membosankan, sulit, susah dimengerti. Haha) ternyata tersimpan talenta-talenta untuk jadi atlit maupun seniman ya?? Haha.
 (foto-fotonya menyusul yaaaaa :D)

0 komentar to “Ketika Gebyar MengGebyarkan Raga”

Posting Komentar

 

MaMah (Mahasiswa musliMah) punya cerita Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates