Minggu, 06 Mei 2012

Road To UPI....!!!!

,
Hehe...
Sekarang aku mau menceritakan perjalanan dari lulus SMA sampai nyangkut ke UPI ini. Ceritanya panjaaaaaaaaaaaaaaaaang. Hehe
Berawal dari semester 2 kelas 3. Aku dapat rengking 10 besar nih, dari hasil belajar di kelas 3 semester 1, alhamdulillah laaaaah... bisa tembus juga, karena waktu kelas 2 aku terpuruk gitu deeeeeh, ’syok’ mengetahui kenyataan kalau temen sekelas aku orang-orang pintar semua. Hadeuh...
Lanjut ke kelas 3. Karena aku dapet 10 besar, dapat tawaran ikutan PMDK ke IPB nih.. hoho... mau ikutaaaaan... tapi ga jadi.. hiks
Terus ada PMDK UPI. Aku  ikutan juga. Pilih  Pendidikan Kimia.
Nah, di formulirnya itu ada keterangan uang sumbangan tuh, paling atas 3 juta, paling bawah titik titik. Maksudnya  sih disuruh isi yang tidak ada pilihan di sana. Aku pilih yang paling kecil, 3 juta (dan ternyata, teman-teman aku yang ikut PMDK juga keterima, mereka hanya mengisi 0 rupiah!! Sial, kirain tidak boleh)
Dan ketika pengumuman keluar..... gagal. Haha
Putus  asa ...
Aku sih tidak mau ikutan SNMPTN. Jadi  bagaimana pun caranya aku daftar sana sini agar tidak merasakan tes SNMPTN, karena SNMPTN itu mengerikan dan peluang untuk masuk PTN sangat kecil.
Lanjut  ke cerita.
Bulan demi bulan akhirnya mulai mencari brosur PT..
Dan akhirnya aku tertarik ke Sekolah Tinggi Sandi Negara gara-gara ada kakak kelas yang masuk ke sana, dan sepertinya menarik mata kuliah yang nanti dipelajarinya. Tapi tidak diijinkan oleh ortu. Jadi sekolah itu sepertinya semi militer gitu deeeeh..huhu
Lanjut tertarik ke Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. Nah, kalau ini direstui, malah bapak ingin aku masuk sana, sampai memimpikan nanti aku tinggal dimana.
Daaaaaaaaan daftar deh!!
Ujiannyaaaaaaaaaaaaa..... haha subhanallah sekali... soal IPA dan UMUM, dan rata- rata soalnya tentang olahraga. Hadeuh... positif gagal ini
Lanjut.. karena belum ada pengumumannya, ya sudahlaah yaaa.. ditunggu saja
Kemudian daftar ke Ujian Masuk UPI atau UM UPI. Dulu memilih jurusan PGSD, pilih yang sumbangannya murah aja.. hehe dan yang peluang mendapat kerjanya besar jika lulus nanti.
Tapi dari awal pendaftaran hingga tes, setengah-setengah menjalaninya.
Tapi berharap keterima, karena apa??? Yang STIS ragu keterima, dan tetap, aku tidak  mau ikutan SNMPTN. ( sebenarnya aku lupa, duluan mana tes UM sama STIS)
Lanjut ke cerita UM UPI.
Kenapa setengah-setengah?? Entahlah, yang pasti saat mau ujian, aku kesiangan. Hehe... Jadi, waktu untuk mengerjakan soalnya sedikit. Tapi yaaaa... soal-soal tesnya gampang banget, paling suka tes kaya psikologi gitu deh.
Waktu itu yang tidak bisa tidak diisi,, bayangannya kalau salah dikurangi poinnya, padahal tidak. Jadi, ada yang tidak diisi di bahasa inggris, karena kebanyakan soal ceritanya, males bacanya. Hehe.
Setelah itu ada tes wawancaranya. Ini yang seru. Aku melihat orang-orang dengan pakaiannya bagaikan orang kantoran, ada yang berdandan menor juga. Terus ada yang dites jalan kaki, sempet terpikir, sebenarnya ini wawancara untuk guru SD atau model sih?
Akhirnya aku dipanggil. Nah.. lucunya.. aku malah kebagian dites mata, "Coba buka kacamatanya, ini bisa terlihat tidak?" kata pewawancara sambil memperlihatkan kalender dengan jarak setengah meter dari mata aku.
"bisa"
Terus dijauhkan lagi sampai aku bilang tidak bisa lihat. Setelah itu, lanjut kepertanyaan berikutnya deh. deg-deg-an deh!! Tapi harus tetap senyum.. haha
Akhirnya setelah setengah jam, beres juga tuh wawancaranya, akhirnya, pulaaaaang!!!
Lupa lebih tepatnya kapan, yang pasti itu terjadi waktu tahun 2009 sekitar bulan Mei, Juni, atau Juli.
Akhirnya pengumuman UM pun tiba.. dan alhasil.. GAGAL.. Huaaaaaa... padahal kan ga sulit sulit amat pertanyaannya.. hiks..
Mulai deh galau..ikutan SNMPTN ga yaaaaa
Ya mau gimana lagi, sesuatu yang aku hindari, yaitu ikutan SNMPTN, akhirnya aku harus mengalaminya juga
-aku kan ikutan lembaga bimbingan belajar. Setiap  TO tidak pernah lulus ke universitas yang aku inginkan.. ( T-T) Nah karena dari sana.. aku tidak pede untuk ikutan SNMPTN. Karena peluangnya kecil, soalnya susah, kalau salah minus satu. masa tidak diisi semua biar aman?? hadeuh..- sejarah kenapa tidak mau ikutan SNMPTN
Akhirnya daftar, dan penuhi persyaratannya, dimulai dari cek mata dll.. karena yang aku daftar jurusan yang ga boleh buta warna mahasiswanya.
Cukup  waktu lama untuk menentukan jurusan dan universitas agar aku tidak terjebak dengan banyaknya persangingan. Karena ikutan SNMPTN ini, tidak harus pintar saja, namun juga cerdas dalam berstrategi menentukan pilhan satu dan dua. Untuk soal keberuntungan, jangan terlalu banyak berharap. Hehe
Awal  yang aku lakukan adalah
Ini untuk mengisi pilihan pertama ya...
Pilih  universitas, jurusan yang sangat diminati.. mimpi yang tinggi deh untuk masuk universitas impian.
Nah waktu itu aku milih teknik pangan UNPAD... haha.. ga tau kenapa,, ingin saja...
 Tapi aku juga mikirin soal keuangannya, oleh karena itu aku tanya, ke ortu, kira-kira sanggup tidak untuk membiayai aku di universitas ini?? (namanya orang tua, pastilah akan mengusahakan yang terbaik untuk anaknya, pasti akan bilang sanggup meski harus jual apapun -terinspirasiari kisah teman yang harus jual sawah dulu demi masuk universitas-   tapi untuk kalian kalian yang mandiri, meski tidak sanggup dalam biaya, yang penting masuk dulu saja, nanti pikirkan untuk cari beasiswa. hhehe)
Untuk  pilihan kedua (waktu itu aku memilih program IPA.. jadi pilihannya hanya 2) ini perlu teliti...
Kalau  kita mengincar satu jurusan tertentu :
Lihat  batas minimal nilai yang diterima di jurusan tersebut. Sesuaikan, sesuai dengan kemampuan kita tidak?
Cari  tau jurusan itu peminatnya berapa, lalu cari tau jurusan tersebut menampung berapa mahasiswa. Nah, dibuat perbandingan deh!
Dulu  aku mengincar pendidikan Kimia UPI (asalnya mau matematika, tapi tidak ada praktikumnya,, ga asyik. Hehe. Jadi milih kimia karena ada praktikumnya, terus kata teman yang sedang kuliah di kimia ITB juga menganjurkan pilih kimia saja -entah mau menjerumuskan agar aku juga sama sama stress seperti dia, atau emang kimia itu menyenangkan.haha-
Dulu Pendidikan kimia itu peminatnya sekitar 760 an dan menampungnya 40 mahasiswa. Artinya  untuk mendapatkan kursi masuk jurusan pendidikan kimia, aku bersaing dengan 18 orang. Oke.. tidak apa apa. Meski  peluang masuk 1: 19

Nah.. tidak sampai disini saja.. karena aku ingin masuk kuliah tahun ini.. melihat ujian- ujian sebelumnya gagal melulu.. nasib STIS ga ada kabarnya, jadi aku galau lagi.. -kalau tidak keterima, bagaimana ya???-
Akhirnya aku cari lagi jurusan yang terbawah.. maksudnya yang peluang masuknya besar..
nah,, kakak sepupu aku yang semasa SDnya berjaya,, SMP juga,, SMA ,, sedikit berjaya,, (berjaya dalam akademik) dia terperosok -haha bahasanya- ke jurusan peternakan UNPAD.. (mungkin karena nama jurusannya seperti itu.. jadi pemikirannya pasti ngurusin ternak.. ga banget deh!! tapi ternyata,, lulusannya dijamin lhooo..) nah aku sempat kepikiran untuk masuk sana juga.. (kalau emang jadi masuk peternakan, bisa nebeng naik motor seenggaknya. hehe. dan berarti, SD, SMA, dan Kuliah akan bersama -sama terus atuh??? hadeuuuh..)

aku lihat ternyata peternakan menampung banyak orang tapi peminatnya sedikit.. jadi peluangnya 1:1 artinya pasti akan keterima.. karena lebih banyak daya tampungnya daripada peminatnya.. tapi ini di tahun 2009 lhooo... untuk tahun 2012,, cari info lagii.. okayyy

nah,,, beberapa jam sebelum menyerahkan formulir SNMPTN ke panitia,, aku ubah tuh,,asalnya
pilihan 1 Teknik Pangan Unpad
pilhan 2 Pendidikan Kimia..UPI
menjadi
Pilihan 1 Pendidikan Kimia UPI
pilihan 2 Peternakan Unpad

hehe.. ga pede banget soalnya.. tapi untuk kamu yang pede mah..beda cerita lagi.. tapi jangan terlalu kepedean juga..maksudnya.. pede karena pintar tapi tidak cerdas dalam berstrategi.. misal, memilih ITB dua-duanya dengan jurusan yang sama-sama banyak peminat dan passinggradenya gede,,
-cari mati itu mah-

okaaay.. lanjut ke cerita
utnuk ujian SNMPTN ini.. ga ada kata-kata setengah.. sebelumnya sering latihan TO,,
saat mau ujian, tidak terlambat..
dan karena SNMPTN ini tempat ujiannya banyak,, jadi peluang seruangan atau setempat dengan teman SMA sangat kecil. tapi ternyata tidak..
ada teman seSMA yang bareng tempat SNMPTNnya.. aku lupa siapa aja.. yang aku ingat, Vivi.. dia memilih kalau ga salah. pilihan pertama kimia ITB, kedua Kimia UPI..

teng ujian dimulai. hehe.. gugup duong.. susah. 2 hari ujiannya.
ada beberapa jenis pertanyaan tentang yang dasar-dasar seperti matematika dasar, dan sejenisnya -lupa-
terus  tentang IPA nya.. pokonya bikin pegel kepala deh nunduk terus untuk mengerjakan soal. dan alhamdulilah.. selesai..

percaya diri.. hehe.. ga tau kenapa, asa dipermudahkan.. meski banyak juga yang ga diisi. tapi aku sistem asal-asalan. jadi yang yakin bisa saja yang diisi.

-sebenarnya ada cerita unik saat pulang dari ujian ini.. tapi ga usaah diceritain disini yaaa.. nanti kepanjangan.hehe-

sebulan kemudian,,
31 Juli 2009 malam..
ribut ribut tuh.. katanya udah diumumkan hasilnya..
karena belum punya internet di rumah, jadi lewat HP, dan gagal terus..
dan kata teman-teman yang lihat pengumumannya... taraaaaaaaaat
sebenarnya lupa kalimatnya seperti apa,, kurang lebih seperti ini
SELAMAT,
SANTI NUR AISYAH
dengan No Peserta (lupa lagi)
diterima di Pendidikan Kimia UPI

jingkrak jingkrak hahaha... ngasih tau ke ortu.. dan mereka juga senang... akhirnyaaaa..
perjuangan bapak nganter aku kesana kemari ga sia-sia.. doa mamah terkabulkan.. (keukeuh pengen aku di UPI. hedeeuuh..)

sujud syukur deeeh...
perjuangan selama ini.. diiringi doa ortu.. ternyata berbuah manis
 rencana Allah memang lebih indah..... ^.^


isola,, bagian dari bangunan UPI
sekian ... semoga tips- tips yang tersurat diatas,, bisa membantu kalian atau temannya atau sodaranya atau sodara jauhnya dalam menghadapi ujian ujian menempuh PTN.. tapi... PTN sekarang lagi mahal. :(
Klik ----> terimakasih :)






14 komentar to “Road To UPI....!!!!”

  • Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
    29 Januari 2013 pukul 17.51
    Unknown says:

    Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

  • 1 Juli 2014 pukul 21.48
    Anonim says:

    Assalamualaikum kak, maaf banget tapi apa ortu kaka ga ngerasa kecewa sedih atau putus asa gitu ngeliat anaknya yang ga lulus ujian masuk terus? maaf ya kak saya nanya gini soalnya kondisi kaka ditulisan ini mirip sama kondisi saya saat ini
    makasih kak wassalam :)

  • 12 Juli 2014 pukul 09.16
    Anonim says:

    assalamualaikum
    ka mau nanya soal yang diujikan ketika ujian mandiri upi apa saja?
    lalu soal wawancaranya seputar apa ya ka?
    terimakasih :)

  • 25 Juli 2014 pukul 20.47

    Anonim 1:
    Sedih pasti iya
    Tp mgkn bkan jalannya
    Slain usaha..harus diiringi doa juga
    Allah dah nyiapin yg terbai untuk kita ko.
    Jangan ptus asa. Semangat! :)

    Anonim 2:
    Bwt Pgsd
    Lupa..
    Sdikt yg diingat mah ada b.indo, b. Inggris, TPA, pengetahuan umum kalau ga salah.
    Wawancara tergantung pengujinya.
    Yang pasti ada ditanya alasan knpa milih pgsd. Udah itu cma nanya tentang mata minus sya,krna sya pake kacamata. Orang lain ada yang disuruh jalan

  • 19 Juni 2015 pukul 08.31
    Anonim says:

    Ka, terus sekarang kaka jadi apa setelah lulus?hehe maaf

  • 30 Agustus 2015 pukul 00.26

    Jadi apa? Tetep manusia, ga berubah. Hhahaha.
    Hem... masih bergelut dengan dunia pendidikan...dan perbisnisan..whahaha

  • 30 Agustus 2015 pukul 00.27

    Jadi apa? Tetep manusia, ga berubah. Hhahaha.
    Hem... masih bergelut dengan dunia pendidikan...dan perbisnisan..whahaha

  • 24 September 2015 pukul 20.00
    Trace says:

    Kak aku juga minat banget masuk upi dengang jurusan pend. Kimia:')

  • 24 September 2015 pukul 20.00
    Trace says:

    Kak aku juga minat banget masuk upi dengang jurusan pend. Kimia:')

  • 10 Mei 2016 pukul 19.23

    Yo! Semangat ya... Masuknya susah, jadi maksimalin saat jadi mahasiswa, perluas keahlian di ukm2, perbanyak pergaulan, tp yg positif dan bermanfaat. Jangan jadi kupu kupu. Kuliah pulang kuliah pulang. Hehe.

  • 10 Mei 2016 pukul 19.23

    Yo! Semangat ya... Masuknya susah, jadi maksimalin saat jadi mahasiswa, perluas keahlian di ukm2, perbanyak pergaulan, tp yg positif dan bermanfaat. Jangan jadi kupu kupu. Kuliah pulang kuliah pulang. Hehe.

  • 27 Juni 2016 pukul 08.48
    Anonim says:

    Ka di Tahun 2017 insya Allah aku akan jadi ade kelas kaka di Jurusan Ilmu Komputer, minta do'a nya ya aamiin :)

  • 19 Mei 2017 pukul 20.13
    Unknown says:

    Ka tahun ini UM UPI ga pake tes yaa ka tapi pake nilai sbm?

  • 14 Januari 2018 pukul 09.36

    kak, kalo asramanya itu di upi baiagmana ya kak? makannya cari makan sedniri atau memang sudah disediakan untuk penghuni asrama jdi gausah beli lg?

Posting Komentar

 

MaMah (Mahasiswa musliMah) punya cerita Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates